Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Jumat, 30 Agustus 2019

Ikut Memeriahkan Acara "Saturday Night" Mahakam Lampion Garden

Selama 3 hari kami berlatih menyamakan gerakan pada anak-anak. Alhamdulillah Mahakam Lampion Garden, kembali mempercayakan anak-anak TBM Iqro untuk mengisi kegiatan tari Tradisional disana. bersyukur sudah pasti. MLG memberikan panggung agar anak-anak berani menampilkan yang terbaik dari yang mereka miliki.

nah buat kaum muda yang masih galau mau kemana malam minggu nanti, yuk ke Mahakam Lampion Garden. saksikan keseruan pengisi acaranya. kami tunggu ya "Gaess"

#LiterasiAjarkanku
#LiterasiAlaKami

Selasa, 20 Agustus 2019

Finalis Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019

Perpustakaan Nasional sebagai Instansi Pembina Pustakawan, berupaya meningkatkan kompetensi dan mengembangkan profesionalisme Pustakawan secara sistematis dan berkelanjutan, dengan menyelenggarakan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional secara periodik. 

Apakah ini pertama kalinya Pegiat Literasi mendengar adanya lomba ini? Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik merupakan kompetisi tahunan yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Seleksi dilakukan dari tingkat provinsi, di mana Juara Pertama dari setiap Provinsi akan dikirim untuk pemilihan di tingkat nasional. Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional yang biasanya diadakan jelang perayaan ulang tahun Perpustakaan Nasional pada Gemilang Perpustakaan Nasional di bulan September.
Tujuan Kompetisi

Kompetisi ini diharapkan dapat memotivasi Pustakawan Indonesia untuk lebih bersemangat dalam bekerja dan berkarya. Pustakawan Berprestasi Terbaik juga disiapkan untuk ikut serta berkompetisi di tingkat regional, yaitu di Congress of Southeast Librarians (CONSAL).

Tujuan pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik adalah :

  1. Memberi penghargaan kepada para Pustakawan yang berprestasi terbaik.
  2. Mengembangkan profesionalisme Pustakawan Indonesia.
  3. Meningkatkan motivasi, inovasi, dan etos kerja Pustakawan.
  4. Menambah dan berbagi pengetahuan, keterampilan, dan wawasan di antara para peserta.
  5. Mendorong terjalinnya jaringan kerjasama jasa informasi perpustakaan yang kuat di antara para peserta.
  6. Mewujudkan citra Pustakawan sebagai profesi yang dapat dibanggakan.

Sasaran Kompetisi

  1. Tingkat Daerah/Provinsi : Terpilihnya Pustakawan Berprestasi Terbaik Peringkat I, II, III, dan Pustakawan Berprestasi Terbaik Peringkat Harapan I, II, III.
  2. Tingkat Nasional : Terpilihnya Pustakawan Berprestasi Terbaik Peringkat I, II, III, dan Pustakawan Berprestasi Terbaik Peringkat Harapan I, II, III.
  3. Tingkat Regional/Internasional : Terpilihnya Pustakawan Berprestasi Terbaik I yang akan mewakili Indonesia dalan Congress of Southeast Asian Librarians.
Alhamdulillah bisa mewakili Kalimantan Timur, meski hanya sebatas Finalis, pengalaman ini akan menjadi pengalman tak terlupakan bagi 29 finalis dari 29 Propinsi yang mengirimkan delegasinya ke tingkat Nasional.



Belajar Membatik di "Cultural Exhibition" Hotel Arya Duta


Batik sudah menjadi bagian dari warisan Budaya Indonesia didunia. Bangga sudah pasti menjadi menjadi orang Indonesia. dan Bangga mengenakan batik Indonesia.

Coffee Painting
Membatik adalah seni menggambar atau menghias pada kain atau kertas polos dengan teknik menutup kain atau kertas menggunakan lilin atau malam pada bagian yang tidak diinginkan untuk diwarna. Ketelitian, dan ketekunan sangat dibutuhkan agar kualitas batik yang dihasilkan benar-benar bagus dan sempurna. Ternyata membatik itu tak mudah.

Hari ini bisa belajar membatik langsung pada Lobby Hotel Arya Duta yang sedang melangsungkan "Cultural Exhibition" yang salah satu agendanya adalah "Batik Artwork and Painting Show Case, batik Painting Activities and coffee painting actifities. Hal ini adalah sesuatu yang sangat langka buat kami tamu undangan Perpustakaan Nasional di Hotel ini.

Media membatik yang digunakan adalah kain katun sedangkan bahan-bahan pewarnanya berasal dari bahan pewarna alami seperti : Tawas, Trengguli, Tunjung, Kayu Tegeran, Kayu Tinggi, Kulit akar mengkudu dan Kapur. tiap bahan alami akan menghasilkan warna yang berbeda.  Senang bisa belajar membatik langsung dengan pengelola Museum Tekstil Jakarta.

Senin, 19 Agustus 2019

Wisata Literasi Ke Museum Macan

Bersama Bu Tatik, Kalimantan Barat
Ada satu lagi nih destinasi wisata yang wajib kamu ketahui yanag ada di Jakarta. Namanya, Museum MACAN. Singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in NusantaraEits, semula kami peserta membayangkan museum ini menyimpan beberapa fosil macan dan macan aslinya ternyata jauh dar ekspektasi kami. Museum ini kini tengah hits di media sosial, apalagi di Instagram.

Menurut pemandu Museum MACAN,  museum ini adalah museum pertama di Indonesia yang memiliki koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia serta internasional. yang  menampilkan sekitar 90 karya seni rupa modern Indonesia dan juga kontemporer dari seluruh dunia. Ke-90 karya seni tersebut adalah sebagian dari 800 karya seni yang telah dikumpulkan kolektor seni sekaligus pengusaha Indonesia, Haryanto Adikoesoemo, sang penggagas museum MACAN sendiri.

Salah satu karya seni yang menjadi favorit adalah, 'Infinity Mirrored Room' karya seniman Jepang, Yayoi Kusama. Ruang berukuran 2 kali 1 meter ini adalah ruang hampa udara dan memiliki lampu warna warni didalamnya. Seni kontemporer dan modern yang ditampilkan museum MACAN tidak terbatas pada lukisan, tapi juga menampilkan gaya kontemporer dengan berbagai medium, teknik dan seni instalasi. Tidak sekedar menampilkan karya seni dan menjadi ajang foto-foto, museum ini sendiri bisa jadi sarana edukasi buat anak sekolah, seniman muda juga para penikmat seni.

Museum MACAN terletak di Wisma Akr, Jl. Panjang No.5, RT.11/RW.10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jam operasional museum dari pukul 10.00-19.00 WIB, dan buka dari hari Selasa sampai Minggu. 

Sabtu, 17 Agustus 2019

Jalan-jalan ke Kantor TEMPO.CO

Salah satu agenda pustakawan berprestasi hari ke 5 adalah membawa seluruh pustakawan beprestasi dari 29 provinsi se Indonesia untuk mengunjungi kantor berita TEMPO.CO. agenda ini dilakukan sepulang dari undangan menghadiri rapat Paripurna di gedung MPR DPR RI.

di Kantor TEMPO.CO kami disambut oleh Pimred TEMPO dan kami diberi pengarahan tentang  inovasi pelayanan berbasis teknologi modern, multimedia yang canggih. Sejarah TEMPO yang kini memiliki bank data berbasis TIK yang dibangun secara bertahap. Menurut beliau kita harus melek teknologi karena saat ini teknologi bisa meningkatkan minat baca atau literasi di kalangan masyarakat. dimana buku juga harus bisa diakses dengan mudah. Karena itu, buku dalam format elektronik (e-book) sangat kita perlukan. Seorang pustakawan harus dapat menjaga kesinambungan pengetahuan dari generasi ke generasi. Sebagai garda pengawal buku, pustakawan harus mampu menjalin kerjasama, baik secara individu maupun lembaga, serta sesama organisasi profesi. Sebagai agen perubahan, pustakawan juga harus mampu menyediakan berbagai pengetahuan dan informasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan peradaban manusia.

Jadwal kami di TEMPO tak lama, sebelum magrib kami sudah wajib kembali ke Hotel Arya Duta untuk mengikuti agenda Perpustakaan Nasional selanjutnya bersama Ikatan Pustakawan Indonesia.

Kegiatan hari ini adalah bagian dari Wisata Literasi para Pustakawan Berprestasi tingkat Nasional Tahun 2019. sebuah pengalaman berharga yang akan selalu menjadi kenangan indah bagi para pesertanya.

#LiterasiAjarkanku

Undangan Peserta Teladan Mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI dan Sidang Bersama DPR RI dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI


Jangan berpikir kami bagian dari anggota dewan yang terhormat. Kami hanyalah para teladan dari seluruh Indonesia yang diundang untuk turut menyaksikan langsung sidang Tahunan MPR RI dan mendengarkan pidato kenegaraan bapak presiden Joko Widodo.

Jum'at, 16 Agustus 2019, agenda kami para Duta Pustakawan dari Seluruh Provinsi di tanah air adalah mengikuti Sidang Paripurna DPR/MPR RI di gedung MPR/DPR RI. semua peserta diwajibkan mengenakan jas oleh panitia. sejak jam 4 kami semua sudah prepare plus sarapan. karena jam 05.30 WIB bus yang akan membawa kami sudah siap di depan loby hotel. setelah semua berkumpul Bus berangkat mengantar kami kelokasi yang dituju.

Pagi yang masih gelap bus kami memasuki gedung MPR RI. dan kami semua diarahkan untuk foto bersama didepan tugu MPR RI. Hari ini Saya dan pak Syahril dari Bengkulu mendapat kesempatan untuk duduk di balkon ruang sidang bersama para teladan terpilih seluruh Indonesia. Bahagia sudah pasti, karena dapat menyaksikan langsung acara sidang Tahunan MPR RI. didepan mata. 

Pasukan Pengawal Presiden bertugas cukup gesit, tapi mereka gak bisa diajak foto, mungkin karena bagian dari tugas mereka. banyak peserta teladan yang kecewa tak bisa berswa foto bersama paspanpres..

Efect No Signal didalam ruang Sidang, saya gak  bisa buat history, semua mendadak terputus, tak bisa berkomunikasi dengan kawan-kawan yang kebagian duduk dilobby ruang Nusantara 1. Tahun ini para teladan tak mendapat kesempatan diundang keistana negara. Melihat langsung di gedung MPR sudah mengobati keinginan itu.

Senin, 12 Agustus 2019

Pentas Seni Anak Memperingati HUT RI 74 dan Hari Raya Qur'ban


Dalam rangka memperingati Hari kemerdekaan dan hari raya qurban TBM Iqro menyediakan ruang kreativitas bagi anak-anak untuk menampilkan bakat yang mereka miliki. Dalam panggung "Pentas Seni", dengan Tema yang kami pilih hari ini adalah :

74 th Menuju Indonesia Unggul "Mari tingkatkan Budaya Literasi dan literasi Budaya dikalangan generasi penerus Bangsa"

Pentas Seni bertujuan menyediakan ruang kreativitas untuk anak-anak TBM Iqro. Yang diisi dengan tari, nyanyi, pembacaan puisi perjuangan, da'i bertema hikmah berkurban, nyanyi, bercerita bersama bunda Setiawati dan berkreasi mengolah limbah plastik menjadi benda ramah lingkungan bersama ibu Nurli Dwinata.

Sedianya pak Harry Gunawan akan bergabung mengisi sulap buat anak-anak. Tapi karena satu dan lain hal jadinya tertunda. Gpp semoga Next kita tak terkendala ya pak?, (kami do'akan Semoga yang sakit segera diangkat penyakitnya. Aamiin).

Terima kasih buat bunda-bunda yang selalu support dengan kegiatan positif ini. Juga buat relawan TBM Iqro yang sudah membantu hingga acara ini berjalan lancar. Meski hanya mempersiapkan semuanya dalam waktu singkat cuma sehari tapi luar biasa banget. Tanpa kalian TBM Iqro tak bisa seperti ini.

Alhamdulillah hari ini salah satu stasiun televisi meliput kegiatan kami. teirmakasih mas Ade.

Minggu, 11 Agustus 2019

Kunjungan Study Banding Rumah Baca Melati

Sabtu, 11 Agustus 2019, TBM Iqro mendapat kunjungan study banding pengelola Rumah Baca Melati, Kabupaten Berau, Kalimantan Utara, Abang Wilfridus Jefrianus dan Karlos Kristosan, untuk melihat langsung aktifitas kegiatan TBM Iqro. bertepatan dengan hari ini TBM Iqro sedang melakukan persiapan Pentas Seni, anak-anak TBM. semoga kunjungan hari ini bermanfaat dan dapat diimplementasikan langsung pada Rumah Baca Melati, Berau. Terima kasih atas kunjungannya. semoga bermanfaat.

#StudyBanding
#LiterasiAjarkanku

Kamis, 08 Agustus 2019

Kerajinan Enceng Gondok, Mimpi Besarku selanjutnya.....


Sekilas kerajinan ini mirip dengan kerajinan rotan, tapi taukah anda jika semua kerajinan ini terbuat dari enceng gondok. Ya enceng gondok jika diolah akan menjadi barang berharga yang memiliki nilai ekonomis untuk masyarakat. 

Hingga saat ini, banyak daerah yang telah mampu mengembangkan kerajinan eceng gondok untuk pembuatan kerajinan tangan,  mebel bahkan furniture. Daerah yang sudah membudidayakan enceng gondok adalah Purbalingga, SUrabaya, Yogyakarta, Solo, Cirebon, dan Bali. Bahkan  hasil kerajinan ini diekspor dengan model dan kualitas yang baik ke negara Eropa yang suka dengan barang-barang produksi berbahan alami (back to nature).

konon katanya pembuatan bahan eceng gondok ini dibutuhkan proses yang cukup lama. Eceng gondok terlebih dahulu dikeringkan sekitar dua minggu. Setelah mengering lalu dibentuk kepangan panjang,  Setelah berbentuk kepangan panjang, barulah eceng gondok tersebut dianyam menjadi barang yang diinginkan

Kedepannya saya bermimpi (boleh kan?) kelak saya ingin bisa mengolah enceng gondok dan mengajak masyarakat disekitar saya untuk mencari alternatif mata pencaharian melalui enceng gondok ini. Dan memiliki julukan Kampung Enceng Gondok.

Berawal dari mimpi, usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya.

Senin, 05 Agustus 2019

Wisata Dadakan di Mesjid Al-Misbah,


Sedianya kami ingin breafing sejenak setelah kegiatan memungut sampah disungai usai. ternyata setelah breafing selesai kami pada akhirnya keliling dan foto-foto di seputar area Masjid yang oleh masyarakat sekitar dijuluki masjid emas 

Mesjid ini bernama Mesjid Al-Misbah,  Lokasinya tepat di pinggir Sungai Karang Mumus sehingga sangat mudah di jangkau untuk dikunjungi. Mesjid ini sangat bagus karena dipenuhi dengan arsitektur bernuansa kayu dan bergaya Timur Tengah. Mesjid ini terlihat cukup luas untuk menampung jamaah karena bangunannya terdiri dari dua lantai. Untuk area parkir tidak terlalu luas, akses jalan di depan masjid tergolong sempit, belum lagi apabila sebagian jalan digunakan sebagai tempat parkir mobil yang pemiliknya ingin menunaikan sholat.  Masjid ini terlihat gersang dari hijaunya pepohonan karena di areal masjid tidak ada pepohonan, sehingga cukup panas pada siang hari.

Edukasi Memungut Sampah Plastik Di Sungai Karang Mumus

Pagi ini anak-anak TBM Iqro mengikuti kegiatan Literasi alam dengan edukasi memungut sampah plastik di Pangkalan Pungut GMSS SKM. Kegiatan ini sudah lama kami agendakan. Karena masih berbenturan dengan kegiatan lain maka hari ini baru dapat kami laksanakan.

Kegiatan diawali dengan arahan dari Pak Misman akan pentingnya memelihara dan merawat Sungai dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan. Karena air adalah sumber kehidupan bagi semua Mahluk ciptaan Allah.

Usai pengarahan rombongan kami dibagi menjadi 3 kelompok. Sebelum naik ke perahu, yang tiap anak dipakaikan pelampung dan diwajibkan mengenakan sarung tangan plastik. Tiap kelompok juga dibekali dengan dua kantong plastik besar untuk menampung sampah.

Lokasi pungut kami adalah jembatan kehewanan, jembatan arif rahman hakim, jembatan dua dan jembatan satu. Anak2 sangat menikmati kegiatan ini karena merupakan pengalaman pertama dan sangat berkesan bagi mereka. Mengajarkan anak dengan action langsung dilapangan semoga bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak dikemudian hari.Salam Lestari

Minggu, 04 Agustus 2019

Kegiatan Menari kami, Asyik... ada yang lagi Ulang Tahun

Hari ini acara rutin kami di TBM dimeriahkan dengan bingkisan ulangtahun Nanda salah satu anak binaan TBM Iqro. Jadilah kegiatan hari ini diawali dengan do'a bersama agar Nanda diberi rezki dan usia yang barokah, jadi anak yang solehah, berguna untuk Nusa bangsa, agama dan keluarga. Aamiin. 

Lanjut... Tarian baru dan semangat baru anak2. Tari Seraung dan Kipas Nirmala