Video Profil TBM Iqro Lempake

Translate

Kotak Penelusuran

Minggu, 13 September 2026

Kegiatan Rutin TBM Iqro Jadi Ruang Belajar, Bermain, dan Berkarya Anak


Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Iqro terus menghadirkan kegiatan rutin yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Dalam kegiatan kali ini, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari berlatih tari bersama, bermain, hingga menyimak storytelling yang dibawakan oleh Kak Alka.

Suasana kegiatan berlangsung ceria dan interaktif. Melalui latihan tari, anak-anak belajar mengenal gerak, mengikuti irama, bekerja sama, serta membangun keberanian untuk tampil di depan orang lain. Sementara kegiatan bermain menjadi sarana bagi anak untuk bersosialisasi dan mengembangkan kreativitas.

Literasi Zone Kegemara.ID Ajak Bunda dan Ayah Menjelajah Ruang Literasi


Kegemara.ID melalui program Literasi Zone menghadirkan kegiatan bertajuk “Menjelajah Ruang Literasi: Belajar dari Sang Pustakawan” pada Minggu, 13 September 2026, pukul 10.00–12.00 WITA, bertempat di TBM Iqro, Jalan Joyo Mulyo, Lempake.

Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi orang tua, anak, penggiat literasi, serta pengelola perpustakaan mandiri, yang ingin belajar dan ikut menghidupkan budaya literasi. Peserta diajak mengenal Kegemara.ID, berbagi cerita, menjelajahi ruang literasi TBM Iqro, serta mendapatkan pembelajaran dari pustakawan, Bu Rachmawati.

Jumat, 11 September 2026

Gladi Bersih, Persiapan Penampilan Tari di Pernikahan Mas Yongki dan Mbak Tasya

 

Persiapan penampilan seni tari dalam rangka memeriahkan pernikahan Mas Yongki dan Mbak Tasya dilakukan. Gladi bersih dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan akhir untuk memastikan seluruh rangkaian penampilan berjalan lancar dan maksimal pada hari acara.

Bertempat di Aula Green House 99, Sanga-Sanga, para penari mengikuti gladi bersih dengan penuh semangat. Dua tarian yang akan ditampilkan dalam acara pernikahan tersebut adalah Tari Tanduk Majeng dan Tari Janger Bali. Kedua tarian dipersiapkan dengan memperhatikan kekompakan gerakan, pola lantai, ekspresi, serta kesesuaian dengan iringan musik.

Gladi bersih ini menjadi kesempatan bagi para penari untuk mengevaluasi kembali setiap gerakan dan mematangkan penampilan sebelum tampil di hadapan keluarga serta para tamu undangan.

Kamis, 10 September 2026

Opit Sape Raih Juara 1 Musik Sape pada Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026

Samarinda, 10 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Opit Sape dalam ajang Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan GOR 27 September Universitas Mulawarman, Opit Sape berhasil meraih Juara 1 Lomba Musik Sape Kategori Umum.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti semangat pelaku seni dalam menjaga dan mengembangkan musik tradisional Kalimantan Timur agar terus dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026 mengusung semangat “Pemajuan Kebudayaan yang Inklusif, Harmonis dan Berkelanjutan.” Selain lomba musik sape, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai rangkaian seni dan budaya, seperti lomba tarsul, lagu daerah, tari kreasi Nusantara, serta workshop Tari Jepen Lenggang Mahakam dan Tari Jepen Sidabil.

Rabu, 09 September 2026

Menjelajah Ruang Literasi, Belajar dari Sang Pustakawan

 

📚 *LITERAZone Kegemara.ID*

Perpustakaan bukan hanya tentang rak dan buku.

Di balik sebuah ruang literasi, selalu ada cerita tentang gagasan, perjuangan, konsistensi, dan orang-orang yang memilih untuk bergerak. 🌱

Dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan, yuk berkunjung ke TBM Iqro dan belajar langsung dari sang pustakawan sekaligus founder yang telah banyak berkarya dan menorehkan prestasi di dunia literasi.

Kita akan menjelajah ruangnya, mendengar kisah perjalanannya, menggali praktik baik, dan membawa pulang inspirasi yang semoga bisa tumbuh menjadi gerakan—di rumah, di sekolah, maupun di komunitas.

Selasa, 08 September 2026

Athasya Zaimatul Failin Raih Juara 3 Lomba Basa Kutai, Semangat Lestarikan Bahasa Daerah

Samarinda — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Athasya Zaimatul Failin, yang akrab disapa Tasya, dengan meraih Juara 3 Lomba Basa Kutai. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kombel Mulok Basa Kutai dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda serta PT Yudhistira, mengangkat tema “Lestarikan Basa Kutai, Warisan Budaya Kita.”

Keikutsertaan Tasya menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan bahasa daerah. Melalui lomba, peserta tidak hanya belajar menggunakan Basa Kutai, tetapi juga memahami bahwa bahasa merupakan bagian dari identitas, sejarah, dan kekayaan budaya masyarakat.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Tasya untuk terus belajar dan mencintai budaya daerah. Bagi generasi muda lainnya, keberhasilan Tasya juga menjadi inspirasi bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan penuh semangat.

Melalui kegiatan seperti ini, Basa Kutai diharapkan terus dikenal, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Timur.

Minggu, 06 September 2026

TBM Iqro Rutin Berlatih Tari Bersama: Menumbuhkan Kreativitas, Disiplin, dan Cinta Budaya

Samarinda — Taman Baca Masyarakat (TBM) Iqro Lempake terus mengembangkan kegiatan literasi yang tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan budaya melalui seni tari.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara rutin adalah latihan tari bersama. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar berbagai gerakan tari secara bertahap dengan bimbingan pendamping. Latihan dilakukan dalam suasana menyenangkan sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain, berinteraksi, dan membangun rasa percaya diri.

Kegiatan tari memiliki nilai edukatif yang penting bagi perkembangan anak. Melalui latihan yang teratur, mereka belajar disiplin, konsentrasi, kerja sama, tanggung jawab, serta keberanian untuk tampil di depan orang lain. Anak-anak juga belajar memahami bahwa setiap gerakan dalam tari memiliki nilai, makna, dan keterkaitan dengan budaya yang perlu dihargai.

Sabtu, 05 September 2026

Queena Tampilkan Tari Gong Dayak Kenyah di Acara Pernikahan Mas Ryan dan Mbak Ericha

Samarinda – Suasana pernikahan Mas Ryan dan Mbak Ericha semakin meriah dengan penampilan Queena yang membawakan Tari Gong dari Suku Dayak Kenyah. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya tradisional Kalimantan.

Tari Gong merupakan salah satu tarian tradisional masyarakat Dayak Kenyah yang memiliki ciri khas berupa gerakan lembut, anggun, dan penuh makna. Dalam pertunjukannya, penari mengikuti irama musik tradisional sambil menampilkan gerakan tangan dan tubuh yang khas.

Penampilan Queena tidak hanya menghibur para tamu undangan, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif tentang pentingnya mengenal dan melestarikan budaya daerah. Melalui generasi muda seperti Queena, seni tradisional diharapkan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.