TBM Iqro Lempake
.
- Beranda
- Profil TBM Iqro
- Video Profil TBM Iqro
- Web Kak Khofid
- Web Kak Alma
- IG Kak Rachma
- Link Youtube
- Forum TBM
- Perijinan
- Liputan Media
- Beri kami Saran dan Kritikan
- Pinjam Mandiri
- Buku Tamu TBM Iqro
- Portal Inlislite
- Prestasi Pengelola
- Prestasi TBM
- Tata Tertib
- Visi dan Misi
- Struktur Organisasi
- Survey Layanan TBM Iqro
- Form Daftar Anggota TBM
- Login SIM TPBIS
- Sebagai Narasumber
Zona edukasi
- Video Pembelajaran K13
- E-Book KPK
- E-Book Bank Indonesia
- Bintang Pusnas
- Perpustakaan Dikbud
- Perpus Digital Yayasan Fastabiqul Khairat
- Kebutuhan Informasi Pemustaka
- e-Resources Pusnas RI
- Naskah Kuno Perpusnas
- iKaltim
- iKaltim TBM Iqro
- e-Pustaka TBM Iqro Lempake
- Cerpen Bu Rachma
- Dunia Games TBM Iqro
- Portal Edugame TBM Iqro
- KBBI
- HAKI
- Join Canva Pro Gratis
- Kunjungan Deputi Ahli Utama Perpusnas RI
- Kunjungan Duta Baca Indonesia
- Kunjungan ibu Woro Pustakawan Utama Perpusnas RI
Video Profil TBM Iqro Lempake
Translate
Kotak Penelusuran
Rabu, 04 November 2026
📢 UNDANGAN TEMU NASIONAL FORUM TAMAN BACAAN MASYARAKAT 2026
Senin, 02 November 2026
Aplikasi SUARA Resmi Terdaftar Hak Cipta, Perkuat Perlindungan Karya Inovasi Digital
Kabar membanggakan datang dari dunia literasi digital. Aplikasi SUARA (Sistem Ubah PDF dengan Audio Ramah Akses) karya Khofidh Fathur Rohman resmi memperoleh Surat Pencatatan Ciptaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Berdasarkan sertifikat yang terbit pada 2 November 2026, SUARA tercatat sebagai ciptaan jenis Program Komputer dengan Nomor Pencatatan 001580681. Pencatatan ini menjadi langkah penting dalam memberikan pengakuan dan memperkuat perlindungan hukum terhadap karya inovasi digital tersebut.
Minggu, 01 November 2026
TBM Iqro Berinovasi: Absen Digital Mandiri, Anak-Anak Bersiap Sambut Relawan Literasi Nusantara
Aplikasi tersebut tidak sekadar mencatat kehadiran. Di dalamnya tersedia fitur resensi buku melalui kegiatan Ulat Buku dan LEMPER, pembuatan kartu anggota secara otomatis, serta EduGame yang menghadirkan pengalaman belajar lebih menyenangkan. Fitur-fitur ini dirancang untuk mendorong anak-anak membaca, berpikir kritis, mengekspresikan pendapat, dan belajar sambil bermain. Teknologi pun menjadi sarana memperkuat budaya literasi, bukan sekadar hiburan.
Sabtu, 31 Oktober 2026
SUARA HUTAN: Dari Hutan Menjadi Kata, dari Kata Menjadi Kepedulian. 150 Peserta SMK Kehutanan Negeri Samarinda Berkarya melalui Puisi
SAMARINDA – Literasi dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat inilah yang mewarnai Workshop Menulis Puisi bertajuk “Suara Hutan: Dari Hutan Menjadi Kata, dari Kata Menjadi Kepedulian” yang diselenggarakan di SMK Kehutanan Negeri Samarinda, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini diikuti 100 siswa serta 50 guru dan tenaga kependidikan. Workshop merupakan bagian dari program pengembangan literasi perpustakaan yang dikepalai Suci Rosandi, dengan fasilitasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Reny Supraba.
Kepala SMK Kehutanan Negeri Samarinda, Mukhamad Ari Hidayanto, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, perpustakaan perlu menjadi pusat kegiatan kreatif yang mendorong warga sekolah tidak hanya gemar membaca, tetapi juga produktif menghasilkan karya. Ia juga mengarahkan agar hasil workshop didokumentasikan dan diterbitkan menjadi buku, baik dalam bentuk cetak maupun digital, sehingga gagasan dan pesan pelestarian hutan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Meriahkan Pernikahan Kak Wira dan Kak Mita, Anak-Anak Persembahkan Tari Mappadendang dan Tari Gong
Tari Mappadendang dibawakan oleh Qila, Alika, Hasanah, dan Najwa. Tarian tradisional masyarakat Bugis ini menggambarkan kegembiraan, kebersamaan, serta rasa syukur yang erat kaitannya dengan tradisi panen. Gerakan para penari yang kompak menghadirkan suasana meriah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada para tamu undangan.
Sementara itu, Queena tampil membawakan Tari Gong, tarian tradisional Kalimantan yang dikenal dengan gerakan anggun dan penggunaan gong sebagai properti tari. Penampilannya menjadi salah satu bentuk pengenalan seni budaya Kalimantan kepada para tamu yang hadir.
Jumat, 30 Oktober 2026
Kamis, 29 Oktober 2026
Persiapan Penampilan Tari di Pernikahan Kak Wira dan Mita, Anak-Anak TBM Iqro Mulai Mencoba Kostum dan Aksesori
Empat penari, yakni Qila, Alika, Hasanah, dan Najwa, mendapat kesempatan membawakan Tari Mappadendang, tarian tradisional masyarakat Bugis yang menggambarkan kebersamaan, rasa syukur, serta kegembiraan dalam tradisi panen. Sementara itu, Queena akan tampil membawakan Tari Gong, salah satu tarian tradisional Kalimantan yang dikenal dengan gerakan anggun dan penggunaan gong sebagai properti tari.
Persiapan penampilan tidak hanya dilakukan melalui latihan gerakan dan kekompakan, tetapi juga pengenalan kostum serta perlengkapan tari. Hari ini, anak-anak berkesempatan mencoba kostum dan berbagai pernak-pernik yang akan dikenakan saat tampil. Momen tersebut menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus membantu para penari mengenali detail busana dan aksesori sesuai karakter masing-masing tarian.









.jpeg)