SAMARINDA – Semangat dan keceriaan mewarnai persiapan penampilan anak-anak dalam rangka memeriahkan pernikahan Kak Wira dan Mita. Kali ini, anak-anak bersiap mempersembahkan dua tarian tradisional, yaitu Tari Mappadendang dan Tari Gong, sebagai bentuk partisipasi dalam menyambut hari bahagia kedua mempelai.
Empat penari, yakni Qila, Alika, Hasanah, dan Najwa, mendapat kesempatan membawakan Tari Mappadendang, tarian tradisional masyarakat Bugis yang menggambarkan kebersamaan, rasa syukur, serta kegembiraan dalam tradisi panen. Sementara itu, Queena akan tampil membawakan Tari Gong, salah satu tarian tradisional Kalimantan yang dikenal dengan gerakan anggun dan penggunaan gong sebagai properti tari.
Persiapan penampilan tidak hanya dilakukan melalui latihan gerakan dan kekompakan, tetapi juga pengenalan kostum serta perlengkapan tari. Hari ini, anak-anak berkesempatan mencoba kostum dan berbagai pernak-pernik yang akan dikenakan saat tampil. Momen tersebut menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus membantu para penari mengenali detail busana dan aksesori sesuai karakter masing-masing tarian.