Kabar membanggakan datang dari dunia literasi Kota Samarinda. Ketua dan Pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) Iqro Lempake, Rachmawati, berhasil meraih Juara 1 Kategori Inovasi Lainnya Subkategori Masyarakat Umum pada ajang Lomba BAIMBAI (Bulan Kompetisi Inovasi Menuju Samarinda Berdaya Saing) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAPPERIDA Kota Samarinda.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi Digital Library for Smart City: Integrasi Website dan iKaltim di Samarinda, sebuah gagasan yang menghadirkan layanan perpustakaan digital berbasis teknologi dengan mengintegrasikan website dan aplikasi iKaltim. Inovasi ini bertujuan mempermudah masyarakat, peserta didik, guru, serta pegiat literasi dalam mengakses berbagai koleksi bacaan dan sumber informasi secara cepat, mudah, dan kapan saja.
Sebelum berhasil meraih penghargaan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti tahapan penilaian yang cukup ketat. Salah satu proses penting adalah wawancara dan presentasi inovasi yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026. Pada tahap ini, Rachmawati memaparkan latar belakang lahirnya inovasi, manfaat yang telah dirasakan pengguna, hingga potensi pengembangannya dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan digital di Kota Samarinda. Tim juri juga menggali berbagai aspek, mulai dari keberlanjutan program, dampak bagi masyarakat, hingga kontribusinya terhadap penguatan ekosistem Smart City. Dari 81 Peserta Inovasi, 42 yang lolos untuk mengikuti test wawancara, dan dari 42 itu terpilih 30 peserta dari 3 kategori dan 5 sub kategori lomba.
Puncak penganugerahan berlangsung di Aula Arutala, Gedung B Lantai 4 BAPPERIDA Kota Samarinda pada Kamis, 6 Agustus 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Bagi TBM Iqro Lempake, capaian ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan berbagai layanan literasi berbasis digital yang inklusif dan mudah diakses oleh semua kalangan. Inovasi Digital Library for Smart City membuktikan bahwa perpustakaan tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan dapat hadir di genggaman masyarakat melalui teknologi digital.
Semoga prestasi yang diraih Rachmawati menjadi inspirasi bagi para pustakawan, pengelola taman baca, guru, pegiat literasi, dan generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana membangun budaya membaca dan mewujudkan masyarakat yang cerdas, literat, dan berdaya saing.
Link Pemberitaan Media Online :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar