Video Profil TBM Iqro Lempake

Translate

Kotak Penelusuran

Senin, 28 September 2026

Diklat Kepala Perpustakaan Sekolah Angkatan I Tahun 2026

Ibu Rachmawati Menjadi Narasumber Diklat Kepala Perpustakaan Sekolah Angkatan I Tahun 2026

Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perpustakaan Nasional RI, Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Diklat Kepala Perpustakaan Sekolah Angkatan I Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Rachmawati hadir sebagai narasumber mata pelajaran “Promosi Perpustakaan Sekolah” yang dilaksanakan secara daring pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam pembelajaran ini, peserta mendapatkan materi mengenai strategi promosi perpustakaan sekolah untuk memperkenalkan layanan, koleksi, dan program literasi kepada warga sekolah. Promosi perpustakaan juga menjadi sarana untuk meningkatkan daya tarik perpustakaan melalui pemanfaatan media digital, pembuatan konten kreatif, serta pengembangan kegiatan literasi yang inovatif.

Minggu, 27 September 2026

Kegiatan Rutin TBM Iqro dan Persiapan Pentas Wedding Oktober

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Iqro terus melaksanakan kegiatan rutin sebagai ruang belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi anak-anak. Selain aktivitas literasi, kegiatan juga diisi dengan latihan seni dan budaya sebagai upaya mengenalkan serta melestarikan kesenian tradisional kepada generasi muda.

Memasuki persiapan kegiatan pada bulan Oktober, anak-anak TBM Iqro juga mulai melakukan latihan intensif untuk memenuhi undangan tampil pada acara wedding. Dua tarian yang dipersiapkan adalah Tari Mappadendang dan Tari Gong. Latihan dilakukan secara bertahap, mulai dari menghafal gerakan, kekompakan kelompok, hingga penyesuaian dengan musik pengiring.

Kegiatan latihan menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar disiplin, percaya diri, bekerja sama, sekaligus tampil membawa nilai budaya. TBM Iqro berharap persiapan ini dapat memberikan pengalaman positif bagi para peserta sekaligus menghadirkan penampilan seni yang menarik pada acara wedding di bulan Oktober.

Sabtu, 26 September 2026

Bimbingan Teknis Pengelolaan Website TBM Iqro Lempake

 
TBM Iqro Lempake menjadi tempat terlaksananya kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Website sebagai Media Informasi Taman Bacaan Masyarakat pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh enam pegiat literasi yang memiliki semangat untuk mengembangkan layanan informasi dan promosi TBM melalui teknologi digital.

Mengusung tema “Meningkatkan Eksistensi dan Layanan Informasi TBM melalui Pemanfaatan Teknologi Digital”, kegiatan memberikan wawasan praktis mengenai pentingnya website sebagai sarana komunikasi, publikasi, dan dokumentasi berbagai aktivitas TBM.

Jumat, 25 September 2026

📢 UNDANGAN BIMBINGAN TEKNIS


🌱 Pengelolaan Website sebagai Media Informasi Taman Bacaan Masyarakat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dalam rangka meningkatkan eksistensi dan kualitas layanan informasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) melalui pemanfaatan teknologi digital, kami mengundang Bapak/Ibu/teman-teman pengelola TBM untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Website sebagai Media Informasi Taman Bacaan Masyarakat.

Kamis, 24 September 2026

Undangan Tenaga Pengajar Promosi Perpustakaan

Desain oleh TBM Iqro

Bimtek Literasi Informasi Provinsi Kalimantan Timur Dorong Masyarakat Cerdas Mengelola Informasi di Era AI Hari Kedua

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan pada 24 September 2026 bertempat di Hotel Fugo Samarinda. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas peserta dalam memahami, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI).

Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri kompeten. Dr. Sudarman, M.Pd., Dosen Universitas Mulawarman, menyampaikan materi Manajemen Referensi dan Etika Akademik Karya Tulis serta Penyajian dan Diseminasi Informasi. Selanjutnya, Bunda Literasi Kaltim, Hj. Syarifah Suraidah Harum, mengangkat tema Bunda Literasi di Era AI: Menjadi Teladan, Penggerak, dan Penguat Budaya Literasi Informasi.

Rabu, 23 September 2026

Bimtek Literasi Informasi 2026: Membekali Masyarakat Menghadapi Era AI dan Disinformasi

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam cara masyarakat mencari, menerima, dan menggunakan informasi. Kehadiran internet dan kecerdasan buatan (AI) memberikan kemudahan dalam memperoleh pengetahuan, namun sekaligus menghadirkan tantangan berupa banjir informasi dan potensi disinformasi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur. Mengusung tema “Transformasi Literasi Informasi: Menjawab Tantangan Kecerdasan AI dan Disinformasi di Era Digital,” kegiatan ini menghadirkan narasumber dari bidang perpustakaan, informasi, akademik, serta pengembangan kebijakan perpustakaan.

Opit Sape Meriahkan HUT ke-17 PT Migas Mandiri Pratama Kaltim

SAMARINDA — Alunan musik tradisional sape dari Opit Sape turut memeriahkan peringatan HUT ke-17 PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kalimantan Timur yang digelar di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Rabu, 23 September 2026.

Dalam acara tersebut, Opit Sape dipercaya mengisi musik pembuka sekaligus mengiringi rangkaian ceremonial. Petikan khas sape menghadirkan nuansa budaya Kalimantan Timur dalam perayaan hari jadi perusahaan.

Acara HUT ke-17 PT MMP Kaltim tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bersama jajaran manajemen dan para tamu undangan.

Selasa, 22 September 2026

Ancek Mala: Merawat Tradisi Anyaman Urung Ketupat Sejak 1994

Ancek Mala sedang Menganyam kulit ketupat
Di tengah perkembangan zaman yang terus berubah, masih ada tangan-tangan terampil yang setia menjaga keterampilan tradisional agar tetap hidup. Salah satunya adalah Ancek Mala, seorang pengrajin urung ketupat (kulit ketupat) berusia 54 tahun yang telah menggeluti usaha tersebut sejak 1994.

Selama lebih dari tiga dekade, Ancek Mala menjalani kesehariannya dengan penuh ketekunan. Dari memilih dan menyiapkan bahan, mengolah lidi atau janur, hingga menganyamnya menjadi urung ketupat yang siap digunakan, setiap proses membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keterampilan tangan yang tidak diperoleh dalam waktu singkat.

Bagi Ancek Mala, membuat urung ketupat bukan sekadar pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Aktivitas ini telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Dari hari ke hari, ia terus mempertahankan keterampilan yang telah ditekuni sejak muda, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan urung ketupat untuk berbagai keperluan, khususnya menjelang momen-momen tertentu ketika permintaan meningkat.

Minggu, 20 September 2026

Rutinitas Akhir Pekan TBM Iqro: Belajar, Menari, dan Bermain Bersama

Setiap akhir pekan, TBM Iqro menjadi ruang yang hangat bagi anak-anak untuk berkumpul, belajar, berlatih, dan bermain bersama. Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak.

Salah satu kegiatan yang tengah dipersiapkan adalah latihan tari untuk memenuhi undangan sebagai pengisi tari pembuka pada acara pernikahan yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Anak-anak berlatih Tari Mappadendang dan Tari Gong secara bertahap dengan penuh semangat. Latihan dilakukan melalui pengenalan gerakan, pengulangan pola tari, hingga penyesuaian kekompakan antarpeserta.

Kamis, 17 September 2026

Kunjungan Bunda Inge dan Direktur Mizan Publishing ke TBM Iqro Lempake

Foto Kiri April 2024, Kanan September 2026
Kebahagiaan menyelimuti keluarga Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Iqro Lempake, Samarinda, saat mendapat kunjungan istimewa dari Bunda Inge, pendongeng asal Surabaya, dan Bunda Iswati, Direktur Mizan Publishing. Kunjungan tersebut ditemani Bunda Setiawati, pendongeng asal Samarinda.

Senang sudah pasti! Pertemuan ini terasa istimewa bagi Bunda Rachmawati karena sebelumnya telah bertemu Bunda Inge pada tahun 2024 dalam kegiatan TOT Pelatih Ahli Pustakawan Penggerak Berbasis Blended Learning: Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Hari Pertama yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta.

Alhamdulillah, hari ini Bunda Inge berkesempatan mampir ke TBM Iqro di sela-sela kegiatannya mengisi acara Gebyar Anugerah Festival Literasi Kaltim 2026 pada 17 September di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Kunjungan ini menjadi momen berharga untuk mempererat silaturahmi, berbagi cerita, dan menumbuhkan semangat dalam mengembangkan literasi. Semoga pertemuan hangat ini menjadi awal kolaborasi yang membawa manfaat bagi dunia literasi dan anak-anak Indonesia.

Menikmati Suasana Persawahan Betapus, Lempake

Menikmati waktu luang bersama sahabat menjadi pengalaman sederhana yang menghadirkan banyak cerita. Kali ini, perjalanan dilakukan ke Betapus, Lempake, salah satu kawasan yang menawarkan suasana persawahan yang asri dan menenangkan. Hamparan sawah, udara segar, serta pemandangan hijau menjadi pilihan tepat untuk sejenak melepas penat dari rutinitas.

Perjalanan semakin menyenangkan karena dilakukan bersama Ibu Inge, Ibu Iswati, Ibu Setiawati, dan Rachmawati. Kami menikmati kebersamaan dengan berjalan-jalan, berbincang, mengabadikan momen, dan menikmati keindahan suasana pedesaan yang masih terasa alami.

Setelah puas menikmati pemandangan persawahan, perjalanan dilanjutkan dengan makan bersama di Rumah Makan Bebek Pinggir Sawah di kawasan Betapus. Tempat ini menawarkan pengalaman kuliner dengan nuansa Bali dan Jawa yang kental. Dekorasi tradisional, suasana terbuka, dan pemandangan sawah menciptakan kesan nyaman dan unik.

Selasa, 15 September 2026

Opit Sape Isi Musik Pengiring dan Penutup Pagelaran SANDIMA

Opit Sape turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan pagelaran SANDIMA yang berlangsung di Teras Samarinda, 15 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Opit Sape dipercaya mengisi musik pengiring pagelaran saat harapan seniman  disampaikan jelang akhir, sekaligus menghadirkan musik penutup yang menambah suasana hangat dan berkesan bagi para penonton. Alunan musik sape yang khas berpadu dengan rangkaian pertunjukan, menciptakan nuansa budaya yang kuat serta memperkaya pengalaman seni bagi peserta dan masyarakat yang hadir.

Penampilan Opit Sape menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kekayaan musik tradisional Kalimantan, khususnya alat musik sape yang memiliki karakter suara lembut, harmonis, dan sarat nilai budaya. Kehadiran musik tradisional dalam pagelaran SANDIMA juga menunjukkan bahwa seni warisan daerah dapat terus hidup dan berkembang melalui ruang-ruang pertunjukan kreatif

Penyerahan Buku Elansyah dan Sandiwara Mamanda Untuk Komisi X DPR-RI

 

Pagelaran Akbar SANDIMA yang berlangsung di Teras Samarinda pada 15 September 2026 menjadi momentum penting dalam upaya memperkenalkan dan mendokumentasikan seni teater tradisional khas Samarinda. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan penyerahan buku Elansyah dan Sandiwara Mamanda kepada Komisi X DPR-RI.

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Maestro Sandima, Bapak Elansyah Jamhari, dan diterima oleh Bapak Subuhan sebagai perwakilan Ibu Hetifah Syaifudian. Penyerahan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkenalkan perjalanan, karya, serta kiprah Maestro Elansyah dalam menjaga keberlangsungan seni Sandima dan Sandiwara Mamanda.

Minggu, 13 September 2026

Kegiatan Rutin TBM Iqro Jadi Ruang Belajar, Bermain, dan Berkarya Anak

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Iqro terus menghadirkan kegiatan rutin yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Dalam kegiatan kali ini, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari berlatih tari bersama, bermain, hingga menyimak storytelling yang dibawakan oleh Kak Alka.

Suasana kegiatan berlangsung ceria dan interaktif. Melalui latihan tari, anak-anak belajar mengenal gerak, mengikuti irama, bekerja sama, serta membangun keberanian untuk tampil di depan orang lain. Sementara kegiatan bermain menjadi sarana bagi anak untuk bersosialisasi dan mengembangkan kreativitas.

Kegiatan semakin menarik saat Kak Alka membawakan storytelling sebagai bagian dari persiapan mengikuti lomba story telling. Anak-anak diajak menyimak cara menyampaikan cerita dengan ekspresi, intonasi, dan penghayatan yang menarik.

Literasi Zone Kegemara.ID Ajak Bunda dan Ayah Menjelajah Ruang Literasi


Kegemara.ID melalui program Literasi Zone menghadirkan kegiatan bertajuk “Menjelajah Ruang Literasi: Belajar dari Sang Pustakawan” pada Minggu, 13 September 2026, pukul 10.00–12.00 WITA, bertempat di TBM Iqro, Jalan Joyo Mulyo, Lempake.

Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi orang tua, anak, penggiat literasi, serta pengelola perpustakaan mandiri, yang ingin belajar dan ikut menghidupkan budaya literasi. Peserta diajak mengenal Kegemara.ID, berbagi cerita, menjelajahi ruang literasi TBM Iqro, serta mendapatkan pembelajaran dari pustakawan, Bu Rachmawati.

Jumat, 11 September 2026

Gladi Bersih, Persiapan Penampilan Tari di Pernikahan Mas Yongki dan Mbak Tasya

 

Persiapan penampilan seni tari dalam rangka memeriahkan pernikahan Mas Yongki dan Mbak Tasya dilakukan. Gladi bersih dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan akhir untuk memastikan seluruh rangkaian penampilan berjalan lancar dan maksimal pada hari acara.

Bertempat di Aula Green House 99, Sanga-Sanga, para penari mengikuti gladi bersih dengan penuh semangat. Dua tarian yang akan ditampilkan dalam acara pernikahan tersebut adalah Tari Tanduk Majeng dan Tari Janger Bali. Kedua tarian dipersiapkan dengan memperhatikan kekompakan gerakan, pola lantai, ekspresi, serta kesesuaian dengan iringan musik.

Gladi bersih ini menjadi kesempatan bagi para penari untuk mengevaluasi kembali setiap gerakan dan mematangkan penampilan sebelum tampil di hadapan keluarga serta para tamu undangan.

Kamis, 10 September 2026

Opit Sape Raih Juara 1 Musik Sape pada Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026

Samarinda, 10 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Opit Sape dalam ajang Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan GOR 27 September Universitas Mulawarman, Opit Sape berhasil meraih Juara 1 Lomba Musik Sape Kategori Umum.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti semangat pelaku seni dalam menjaga dan mengembangkan musik tradisional Kalimantan Timur agar terus dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Festival Seni dan Budaya Kalimantan Timur 2026 mengusung semangat “Pemajuan Kebudayaan yang Inklusif, Harmonis dan Berkelanjutan.” Selain lomba musik sape, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai rangkaian seni dan budaya, seperti lomba tarsul, lagu daerah, tari kreasi Nusantara, serta workshop Tari Jepen Lenggang Mahakam dan Tari Jepen Sidabil.

Rabu, 09 September 2026

Menjelajah Ruang Literasi, Belajar dari Sang Pustakawan

 

📚 *LITERAZone Kegemara.ID*

Perpustakaan bukan hanya tentang rak dan buku.

Di balik sebuah ruang literasi, selalu ada cerita tentang gagasan, perjuangan, konsistensi, dan orang-orang yang memilih untuk bergerak. 🌱

Dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan, yuk berkunjung ke TBM Iqro dan belajar langsung dari sang pustakawan sekaligus founder yang telah banyak berkarya dan menorehkan prestasi di dunia literasi.

Kita akan menjelajah ruangnya, mendengar kisah perjalanannya, menggali praktik baik, dan membawa pulang inspirasi yang semoga bisa tumbuh menjadi gerakan—di rumah, di sekolah, maupun di komunitas.

Selasa, 08 September 2026

Athasya Zaimatul Failin Raih Juara 3 Lomba Basa Kutai, Semangat Lestarikan Bahasa Daerah

Samarinda — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Athasya Zaimatul Failin, yang akrab disapa Tasya, dengan meraih Juara 3 Lomba Basa Kutai. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kombel Mulok Basa Kutai dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda serta PT Yudhistira, mengangkat tema “Lestarikan Basa Kutai, Warisan Budaya Kita.”

Keikutsertaan Tasya menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan bahasa daerah. Melalui lomba, peserta tidak hanya belajar menggunakan Basa Kutai, tetapi juga memahami bahwa bahasa merupakan bagian dari identitas, sejarah, dan kekayaan budaya masyarakat.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Tasya untuk terus belajar dan mencintai budaya daerah. Bagi generasi muda lainnya, keberhasilan Tasya juga menjadi inspirasi bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan penuh semangat.

Melalui kegiatan seperti ini, Basa Kutai diharapkan terus dikenal, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Timur.

Minggu, 06 September 2026

TBM Iqro Rutin Berlatih Tari Bersama: Menumbuhkan Kreativitas, Disiplin, dan Cinta Budaya

Samarinda — Taman Baca Masyarakat (TBM) Iqro Lempake terus mengembangkan kegiatan literasi yang tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan budaya melalui seni tari.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara rutin adalah latihan tari bersama. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar berbagai gerakan tari secara bertahap dengan bimbingan pendamping. Latihan dilakukan dalam suasana menyenangkan sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain, berinteraksi, dan membangun rasa percaya diri.

Kegiatan tari memiliki nilai edukatif yang penting bagi perkembangan anak. Melalui latihan yang teratur, mereka belajar disiplin, konsentrasi, kerja sama, tanggung jawab, serta keberanian untuk tampil di depan orang lain. Anak-anak juga belajar memahami bahwa setiap gerakan dalam tari memiliki nilai, makna, dan keterkaitan dengan budaya yang perlu dihargai.

Sabtu, 05 September 2026

Queena Tampilkan Tari Gong Dayak Kenyah di Acara Pernikahan Mas Ryan dan Mbak Ericha

Samarinda – Suasana pernikahan Mas Ryan dan Mbak Ericha semakin meriah dengan penampilan Queena yang membawakan Tari Gong dari Suku Dayak Kenyah. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya tradisional Kalimantan.

Tari Gong merupakan salah satu tarian tradisional masyarakat Dayak Kenyah yang memiliki ciri khas berupa gerakan lembut, anggun, dan penuh makna. Dalam pertunjukannya, penari mengikuti irama musik tradisional sambil menampilkan gerakan tangan dan tubuh yang khas.

Penampilan Queena tidak hanya menghibur para tamu undangan, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif tentang pentingnya mengenal dan melestarikan budaya daerah. Melalui generasi muda seperti Queena, seni tradisional diharapkan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Jumat, 04 September 2026

Pemberitaan Media

Sumber :

Petikan Sape "Opit Sape" Hadir di Rumah Sakit, Kenalkan Budaya Kalimantan kepada Masyarakat

SAMARINDA, 4 September 2026 — Hari Pelanggan Nasional tahun ini menjadi momentum istimewa di Rumah Sakit Mulya Medika. Pada Jumat (4/9), Opit Sape mendapat undangan untuk menghadirkan alunan musik tradisional sape di tengah suasana rumah sakit.

Petikan sape dari Opit Sape yang lembut menghadirkan nuansa berbeda bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan. Musik tradisional tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan kekayaan budaya Kalimantan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak mengenal sape, alat musik tradisional masyarakat Dayak yang dimainkan dengan cara dipetik. Dari sebuah petikan sederhana, tersimpan cerita tentang identitas, tradisi, dan warisan budaya yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.

Rabu, 02 September 2026

REKAM JEJAK YANG KELAK MENJADI CERITA


Ada kegiatan yang hari ini mungkin terasa sederhana.

Ada pertemuan yang mungkin hanya berlangsung beberapa jam.
Ada tawa, kerja keras, kebersamaan, dan perjuangan yang mungkin kita anggap sebagai bagian biasa dari perjalanan.

Namun, waktu punya cara sendiri untuk mengubah semuanya menjadi kenangan.

Sebuah foto bisa membawa kita kembali pada sebuah masa.
Sebuah video bisa menghadirkan kembali suara dan suasana yang pernah ada.
Sebuah tulisan dapat mengingatkan kita pada orang-orang yang pernah berjuang bersama.

Karena itu, jangan pernah menganggap remeh sebuah dokumentasi.

Dokumentasi bukan sekadar menyimpan gambar, tetapi menyimpan cerita.

Hari ini kita mungkin sedang menciptakan sebuah kegiatan.
Esok, kegiatan itu menjadi kenangan.
Dan suatu hari nanti, rekam jejaknya bisa menjadi bagian dari sejarah yang diceritakan kepada generasi berikutnya.

Mereka mungkin tidak berada di sana ketika semuanya terjadi. Mereka tidak melihat bagaimana perjuangan itu dimulai, siapa saja yang terlibat, dan bagaimana prosesnya berlangsung.

Tetapi melalui foto, video, tulisan, dan arsip yang kita tinggalkan, mereka masih bisa mengenal cerita itu.

Maka, abadikanlah setiap langkah.
Catatlah setiap perjalanan.
Dokumentasikan setiap kegiatan.

Bukan karena ingin terlihat hebat, tetapi karena kita tidak pernah tahu seberapa berharga sebuah kenangan di masa yang akan datang.

Waktu akan berlalu. Orang-orang akan berubah. Banyak hal akan terlupakan. Namun, rekam jejak yang kita tinggalkan akan tetap bercerita.

Dan kelak, apa yang kita dokumentasikan hari ini bukan lagi sekadar foto atau catatan kegiatan.

Ia akan menjadi cerita.
Ia akan menjadi kenangan.
Ia akan menjadi jejak yang tetap abadi.
✨

Selasa, 01 September 2026

Athasya Zaimatul Failin Raih Juara 3 Lomba Mendongeng Semarak PGSD 2026

SAMARINDA – Prestasi membanggakan kembali diraih Ananda Athasya Zaimatul Failin, yang akrab disapa Tasya, dengan meraih Juara 3 Lomba Mendongeng dalam kegiatan Semarak PGSD 2026. Piala, Sertifikat dan uang pembinaan di serahlan hari ini Selasa 01 September 2026.

Kompetisi mendongeng tersebut mengusung tema “Melestarikan Kearifan Lokal Kalimantan Timur Lewat Cerita Dongeng” dan dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Aula Bangeris FKIP Universitas Mulawarman.

Dalam perlombaan ini, Tasya menunjukkan kemampuan mendongeng dengan penuh percaya diri. Penampilannya menjadi bagian dari upaya memperkenalkan serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Kalimantan Timur melalui cerita dongeng.