Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Jumat, 25 Agustus 2017

Menghadiri Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga, Menelusuri Jejak Peradaban Kutai" di Lamin Etam

Berkat kebaikan dan kemurahan hati seorang kawan yang juga seorang penulis hebat, akupun mendapat undangan Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga, Menelusuri Jejak Peradaban Kutai" yang dilaksanakan pada hari Jum'at. 25 Agustus 2017, bertempat di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Kehadiranku disana bersama Bunda FItri Susilowati, sebagai Undangan Pengurus GPMB Provinsi Kaltim, dimana kami sama-sama berada di bidang "Pengembangan Strategi dan Pembudayaan Kegemaran Membaca"

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kalimantan Timur Syafrudin Pernyata dan Zularfi dari Museum Mulawarman menjadi nara sumber dalam acara diskusi yang menyertai peluncuran buku ini.

Kudungga bukanlah sebuah nama yang popular. bagi kita  Padahal, ia adalah raja pertama di kerajaan tertua di Nusantara, Kerajaan Kutai di Muara Kaman, Kalimantan Timur. “Tak banyak yang bisa diingat dari namanya,” ujar Mardiyah Chamim. "Kudungga" seperti yang tertulis pada Prasasti Yupa - merupakan kakek dari raja ternama Mulawarman. Tapi memang tak banyak informasi tentang Kudungga, bahkan di buku-buku sejarah di sekolah. Buku ini dibuat untuk menambah kepustakaan tentang Kudungga dan kerajaannya. Buku ini bukan dokumentasi dari sebuah ekspedisi akademis ilmiah. “Buku ini lebih tepat disebut sebagai kumpulan catatan dari perjalanan jurnalistik tim Ekspedisi kami”, Ucap Beliau.




Dalam buku yang memiliki ± 264 halaman ini juga mengungkap kekayaan Alam Bumi Kalimantan Timur. dan dicetak dengan jumlah terbatas.

Baca Juga :
Buku Ekspedisi Kudungga

Minggu, 20 Agustus 2017

Lomba Literasi dan ketangkasan di HUT RI ke 72

Ahad, 20 Agustus 2017,  sejak pagi, puluhan anak-anak telah memadati Halaman TBM Iqro untuk ikut serta memeriahkan HUT RI ke 72 dengan mengikuti beberapa lomba yang diadakan oleh TBM Iqro, bekerjasama dengan GPMB Provinsi Kaltim. mereka mengerumuni tempat pendaftaran Ulang aneka lomba yang akan mereka ikuti.

Jenis Lomba yang diadakan diantaranya :

Lomba Literasi Kategori TK dan SD
1. Lomba Mengisi Ulat Buku
2. Lomba Mewarnai
3. Lomba Membuat Puisi

Lomba Ketangkasan Kategori Balita dan Anak-anak
1. Lomba Makan Krupuk
2. Lomba Membawa Kelereng dengan sendok
3. Lomba Memasukkan Paku dalam Botol
4. Lomba Lari Balon berpasangan

Kegiatan Proklamasi mendapat dukungan penuh dari para sponsor diantaranya Toko GAMA (Galeri Mainan) Lembuswana, Pondan Cake, FItbar, Warga dilingkungan Joyo Mulyo dan Relawan.

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan ini dirasakan warga di lingkungan TBM sangat bermanfaat, dan mereka mengharapkan, kegiatan ini menjadi agenda rutin Tahunan TBM Iqro untuk memasyarkatkan semangat literasi dikalangan anak-anak.

Jumat, 04 Agustus 2017

Diklat "Pembinaan Komunitas Baca", oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Ditulis oleh : Rachmawati


Dalam rangka menjalankan dan mensukseskan program "Gerakan Literasi Nasional", Kantor  Bahasa Kalimantan Timur, melaksanakan kegiatan Pembinaan Komunitas Baca bertempat di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Samarinda, yang berlangsung sejak tanggal 2-4 Agustus 2017. dengan mengangkat tema "Majukan Bahasa dan Sastra Indonesia, Rekatkan Kebhinekaan"

Kegiatan diikuti sebanyak 42 Peserta yang berasal dari 13 komunitas baca. 1 Pustakawan, 15 Taman Bacaan Masyarakat,, dan 12 dari lembaga Bahasa.

Seperti yang disampaikan Oleh Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Bapak Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum, saat membuka kegiatan ini, "pembinaan kepada Komunitas Baca ini bertujuan, untuk meningkatkan semangat pegiat literasi sekaligus mempertemukan komunitas-komunitas yang ada di Kalimantan Timur, agar dapat menjalin kerjasama dan saling sharing tips dan dalam menumbuh kembangkan Minat Baca di Kalangan Masyarakat".

Harapan beliau, dengan kegiatan ini nantinya akan semakin banyak bermunculan Komunitas Literasi dan Taman Bacaan Masyarakat. serta relawan pegiat literasi, baik dilingkungan masyarakat, sekolah, dan anak-anak. sehingga Tujuan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa bisa tercapai dan kita wujudkan bersama.

Kamis, 13 Juli 2017

Sedikit tapi Bermanfaat

Ide membuka TBM karena kurangnya fasilitas buku yang dimiliki oleh warga desa disekitar TBM, berbekal koleksi buku keluarga yang dimiliki dan beberapa buku sumbangan dari Asia Foundation dan TBM Irfani, perlahan TBM Iqro dibuka untuk umum. 

Tak sedikit orang yang tersenyum melihat koleksi buku yang aku miliki. tak masalah, biar sedikit yang penting dapat bermanfaat untuk anak-anak sekitar rumah.

Koleksi buku yang banyak digemari anak-anak adalah Koleksi Cerita Anak, Dongeng, dan Ensiklopedia. Semoga perlahan tapi pasti koleksi buku ini bisa bertambah agar semangat membaca di kalangan anak-anak disekitar TBM terpenuhi.


Rabu, 21 Juni 2017

Dapat Tambahan Koleksi dari Penulis Buku Cerita Anak, Kak Paskalina

Bahagia itu, saar TBM Iqro dapat tambahan koleksi buku, langsung dari penulisnya

Sebagai makhluk sosial yang tak bisa tanpa orang lain, manusia membutuhkan berbagai interaksi dan bantuan dari sesama. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk berbagi dan saling memberi.

Cara berbagi pun ada banyak macamnya. Salah satunya adalah berbagi pengetahuan yang dapat bermanfaat jangka panjang. Untuk berbagi pengetahuan tersebut, paling mudah adalah dengan bentuk buku. Benar sekali, melalui buku, seseorang akan bertambah wawasan dan pengetahuan. Dengan buku juga, seorang anak dapat terinspirasi membangun mimpi dan cita-cita untuk masa depannya.

salah satu donatur buku yang sudah tiga kali membrikan buku tulisannya sendiri untuk anak-anak di TBM saya adalah seorang penulis buku  cerita anak, namanya Kak Paskalina atau labih akrab dengan nama Pena Askalin. Buku karya beliau sangat banyak, silahkan di intip buku karya kak Askalin dengan klik disini

Terima Kasih kak Askalin, semoga, buku-buku pemberian kak Askalin bermanfaat buat adik-adik disekitar TBM.

Minggu, 11 Juni 2017

"Si Dido" yang jadi "rebutan"


Sejak menghuni rak di TBM Iqro, Dido selalu menjadi rebutan. mengapa..?, karena Dido adalah penghuni baru rak tersebut. Mau tau gak Dido itu siapa, Dido di berikan oleh Bunda Paskalina, dia itu adalah Penulis buku dan yang menciptakan karakter Dido hingga adik-adik sekarang mengenal Si Dido.

Dido adalah salah satu tokoh pada buku Berani Jujur Hebat", yang diterbitkan oleh Sulthan Press dan Indonesia Membumi, yang mengajarkan dan mengajak anak-anak Indonesia untuk berbuat jujur sejak dini. jujur pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Gak rugi jika adik-adik memiliki koleksi berseri si Dido di rumah. dan bagi adik-adik yang belum punya bukunya. silahkan berkunjung ke TBM Iqro untuk mengenal si Dodi.

Buat Bunda "Paskalina" Terima kasih ya sudah menambah koleksi TBM dengan buku berseri si Dodi dilengkapi dengan tanda tangan dan pesan penulisnya. semoga buku ini mendatangkan manfaat untuk generasi Indonesia dimasa yang akan datang.

#Semangat Literasi
#Gerakan Indonesia Membaca
#Gerakan Literasi Nasional
#Ayo Membaca

Jumat, 09 Juni 2017

Dapat Tambahan Koleksi Buku untuk TBM Iqro langsung dari Penulisnya

Namanya Mbak Paskalina, aku mengenalnya pada Undangan Pertemuan Penulis Bahan Literasi GLN 2017 di Jakarta. kami rekan sekamar #Room1. banyak cerita yang kudengar dari beliau, betapa dia dan ayahnya sangat perduli dengan "Dunia Literasi",  mulai dari mendirikan TBM secara Mandiri disebuah desa kecil di Bandung, hingga dia harus kehilangan Ayahnya untuk selamanya disaat TBM mulai  merangkak untuk memajukan anak bangsa melalui dunia Literasi.

Tak menyerah dari kehilangan, saat ibunya berencana memboyong keluarga pasca ditinggal oleh sang ayah tercinta, seluruh koleksi buku dibagikan secara gratis kepada masyarakat dilingkungan TBM tersebut berdiri, dan sejak saat itu, muncul niat dan semangat literasi dalam diri Mbak Paskalina dengan cara yang berbeda, yaitu menjadi seorang Penulis.

Saat ini buku yang ada dalam genggamanku adalah buku karya Mbak Paskalina sendiri dan diberikan kepadaku secara gratis untuk menambah koleksi TBM ku yang masih apa adanya. semoga buku ini kelak mendatangkan manfaat buat orang banyak.