Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Sabtu, 30 Desember 2017

Mengisi Suara Dongeng untuk acara dongeng RRI


Setelah rekaman operet, kami didaulat Bunda Fitri untuk mengisi rekaman Dongeng di RRI, bunda Triyana diwakili oleh putrinya menyampaikan dongeng berbahasa inggris dan saya sendiri membaca dongeng islami. 

Kami semua merasa senang, karena liburan kami isi dengan kegiatan bermanfaat. terima kasih Bunda Fitri 

#KampungDongengEtam 
#SayaMendongeng







Selasa, 26 Desember 2017

Tambahan 150 eksemplar Buku Dari Ibu Peri Baik Hati

Sampai rumah kaget dengan kiriman 2 kardus buku untuk koleksi TBM Iqro. Menurut tetangga yang antar kerumah ibu2 pakai mobil. Nanyain siapa nama ibunya, kata tetangga tidak tau. Pesan siibu buat bu rahma. Buat yang sudah kirim buku ini. Semoga jadi jariyah buat ibu dan keluarga.. hari ini kami merasa senang sekali.

Minggu, 24 Desember 2017

Berbagi Ilmu Kepenulisan di Kegiatan Outbound Jawsika

 
Sabtu 23 Desember 2017, bersama bunda Fitri yang mendaulatku untuk sharing soal kepenulisan pada beberapa guru dari Lembaga Bimbel disalah satu kawasan jalan M. Yamin,sebanyak 15 Tenaga pengajar turut serta dalah kegiatan kali ini. dengan tujuan out bound Pantai Lamaru.

Berangkat pagi dari Samarinda, kami tiba puluk 09.00 kami langsung mempersiapkan kebutuhan property kegiatan. Bunda Fitri sebagai entor utama, Bunda Suhartini sebagai mentor dongeng dan saya mempersiapkan segala keperluan tulis menulis danpernak-pernik games yang akan digunakan.

Agenda kami hari ini adalah kegiatan outbound bersama bunda-bunda Guru Bimbingan Belajar Star Kids dan materi :
  1. Upgrading guru Bersama Bunda Fitri Susilowati
  2. Edukasi mendongeng, bersama pendongeng asal muara badak kak Suhar Tini
  3. Belajar menulis buku anak bersama kak Rachmawati (saya sendiri)


Seru dan asyiknya mengisi liburan dengan hal positif, semoga akan membawa aura postif juga pada kehidupan kami semua. Kegiatan Outbound berakhir pukul 15.00 wita, dan hari ini Bunda fitri memutuskan untuk menginap di Balikppan, karena beliau tak sanggup membawa mobil kembali ke Samarinda.

Link foto : Dokumentasi Kegiatan
Link Berita : Klik Disini

Rabu, 20 Desember 2017

Tambahan 25 eksemplar dan 25 judul buku untuk TBM Iqro

Alhamdulillah dapat tambahan 25 eksemplar dan 25 judul buku untuk TBM Iqro. Buat yang ingin mendonasikan buku cerita anak monggo dipersilahkan

Sabtu, 16 Desember 2017

Tambahan 2 Eksemplar Buku Karya Siswa Kelas Ibnu Rusyd Untuk TBM Iqro

Bahagia itu saat mendapat kunjungan ibu Etna Vera Yolanda yang menyerahkan 2 buku karya tulis siswa SD Islam Bunga Bangsa Kelas Ibnu Rusyd untuk menambah koleksi TBM Iqro. Terima kasih bunda. semoga menjadi jariyah ilmu buat anak-anak yang menulis buku tersebut. Aamiin

Jumat, 03 November 2017

Talk Show Festival Pusbi Bersama Andrea Hirata

Kamis, 02 November 2017, bertempat dia Aula Serba guna Bank Indonesia Cabang Samarinda, berlangsung kegiatan Talk Show pada Festival Perpustakaan Bank Indonesia (PUSBI), yang bertajuk "Menggapai Mimpi Lewat Perpustakaan". Kegiatan Talk Show dihadiri oleh Ratusan tamu undangan yang terdiri dari Kalangan Pengajar, Pustakawan, Mahasiswa dan Pelajar. hadir sebagai pemateri Talk Show adalah Penulis Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata.

Pada sambutannya Pejabat Sementara Kepala KPw-BI Kaltim, Ibu Sithowati Sandrarini. saat membuka kegiatan Festival PusBi mengatakan,  Dukungan BI untuk meningkatkan minat baca sangatlah besar, meski fokus di dunia moneter, Bank Indonesia tetap berupaya mendorong budaya literasi. Khususnya di kalangan anak muda yaitu pelajar dan Mahasiswa. yaitu dengan terselenggaranya Festival PusBi ini. selain itu di tiap kantor perwakilan Bank Indonesia memiliki perpustakaan, dan saat ini BI Corner didirikan di beberapa universitas. Semua langkah nyata kami membantu agar masyarakat Indonesia melalui generasi muda, tercipta Budaya gemar membaca,” jelasnya.

Minggu, 29 Oktober 2017

Dapat Tambahan Koleksi Buku langsung dari Penulisnya


Yang seru dari acara pertemuan penulis pada Undangan Penyelarasan Bahan Bacaan Tahap 2 adalah, berbagi buku, gimana tidak, buku-buku yang kami peroleh langsung dari penulisnya dan di bubuhi tandatangan penulisnya.


Mbak Paskalina memberiku 7 eksemplar buku, dan Mbak Ira Diana  memberikan satu novel karyanya. 

Alhamdulillah, semoga buku ini kelak mendatangkan manfaat bagi pembacanya di TBM Iqro.

dan semoga kelak kami berkesempatan lagi bertemu bareng di GLN 2018. Aamiin


Minggu, 08 Oktober 2017

Penyelarasan Bahan Bacaan Hari Terakhir


Setelah selama dua hari melaksanakan penyelarasan bahan bacaan, tibalah hari yang ditunggu, menyetor naskah, dan menerima penghargaan atas jerih payah kami membuat buku.

Hari penutupan dilaksanakan secara seremonial oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yang dihadiri oleh Kepala Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Bapak Prof.Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S, dilanjutkan dengan Sambutan dari Prof.Dr. Dadang Soenandar, M. Hum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kabid Pembelajaran Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Bapak Dr. Fairul Zabadi

Prof. Dr. Dadang juga menjelaskan bahwa dengan diadakannya pertemuan penulis tahap II tersebut, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media bagi penulis untuk menyelaraskan bahan bacaannya sesuai dengan penilaian dan rekomendasi Puskurbuk.

“Hasil penyempurnaan buku yang dilakukan penulis dalam kegiatan ini akan dikumpulkan dan disunting kembali serta diselerasakhirkan oleh Tim Badan Bahasa agar siap diterbitkan dan didistribusikan kepada anak Indonesia. Selain itu, pertemuan itu juga bermaksud untuk memperkuat pemahaman penulis mengenai bacaan yang baik dan menumbuhkan budi pekerti,” Tambah Prof. Dadang Sunendar.

Sabtu, 07 Oktober 2017

Kegiatan Penyelarasan Bahan Bacaan Hari Kedua

Setelah peresmian secara simbolis oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, agenda kami keesokan harinya adalah merevisi naskah dan menyelaraskan bahan bacaan, sesuai dengan ketentuan Puskurbuk.

satu pesan Menteri Pendidikan Bapak Prof. Dr. Muhadjir Efendi, M.AP. yang mengingatkan  penulis, untuk menggunakan bahasa pembaca, bukan bahasa kita. “Usahakan ketika kita menulis, harus membayangkan siapa sebetulnya yang nanti akan berdialog dengan karya kita” Jelas Pak Muhadjir. Beliau menambahkan bahwa “Penulis yang baik pasti akan berusaha untuk menggunakan bahasa pembaca”tegasnya. “Harus ada moral cerita dalam tulisan kita”.

Penyediaan bahan bacaan literasi yang dilakukan oleh Badan Bahasa melalui Pusat Pembinaan pada tahun 2017, dilakukan melalui Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2017, dan telah menghasilkan bahan bacaan yang bertema lanskap dan perubahan sosial masyarakat perdesaan dan perkotaan, kekayaan bahasa daerah, pelajaran penting dari tokoh-tokoh Indonesia, kuliner Indonesia, dan arsitektur tradisional Indonesia. Bahan bacaan tersebut telah melalui berbagai proses penilaian dan perbaikan. Saat ini, bahan bacaan tersebut sudah masuk pada tahap akhir penyelarasan buku berdasarkan hasil penilaian dari Puskurbuk, Kemendikbud. Semua proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan bahan bacaan yang layak bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

“Tahun lalu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menerbitkan 165 buku bacaan cerita rakyat. Tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menyerahkan 226 buku bahan bacaan kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan untuk dinilai, dan selanjutnya akan diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa jika lolos,” jelas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Tahun ini, dari 727 naskah yang masuk, telah terpilih 120 naskah bacaan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Aspek yang ditinjau dan diperbaiki adalah kesesuaiannya dengan tingkat pendidikan, materi yang mendukung budi pekerti, penggunan bahasa Indonesia, dan aspek grafika.

Kamis, 05 Oktober 2017

Foto Bareng Pak Menteri Pendidikan

Foto Bareng Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, 
Bapak Muhadjir Effendy
Menjadi salah satu dari 120 orang yang terpilih dari 727 Naskah buku yang masuk. membuat aku sebagai penulis pemula menjadi surprise. Jika diumpamakan, dalam dunia kepenulisan aku masih bayi yang baru lahir, yang belum memahami banyak soal tulis menulis. masih banyak hal yang perlu aku pelajari dari para senior di pemenang Lomba GLN 2017.

Ada hal yang sangat menggembirakan pada pertemuan kali ini, yaitu bertemu langsung bapak menteri pendidikan dan menyerahkan buku pertamaku yang berjudul Aqil Baliq dan menyerahkan buku Sekolahku Awal Imajinasiku hasil karya ANak-anak SD ISlam Bunga Bangsa Binaanku.

Baca Juga : Undangan Pertemuan Penulis Tahap 2

Penyelarasan Bahan Bacaan Tahap 2

Setelah pertemuan Penulis Tahap I pada 6-8 Juni 2017 untuk merevisi naskah mereka sesuai dengan masukan dewan juri sayembara, hari ini, Bertempat di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, sebanyak 110 Penulis kembali menghadiri pertemuan penulis tahap ke-2 dalam rangka penyelarasan bahan bacaan literasi dengan slogan "Penulis Bahan Bacaan, Pencerah Masa Depan". Kegiatan yang digelar oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) selama tiga hari, sejak tanggal 5—7 Oktober 2017. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan buku berdasarkan rekomendasi dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), serta memperkuat pemahaman penulis mengenai bacaan yang baik dan layak digunakan serta dapat menumbuhkan budi pekerti.
Acara pembukaan diresmikan secara simbolik oleh Prof. Dr. Muhadjir Efendi, M.AP., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), dengan memukul gong tanda pelaksanaan acara siap dimulai.

“Jika tahun lalu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) sudah menerbitkan 165 buku bacaan cerita rakyat, tahun ini, Badan Bahasa sudah menyerahkan 226 buku bahan bacaan kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) untuk dinilai, dan selanjutnya akan diterbitkan oleh Badan Bahasa jika lolos,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Senin, 18 September 2017

Menghadiri Pembukaan TBM Sanggar Cendikia Kec. Sambutan

Pembukaan TBM Sanggar Cendekia Kec Sambutan. Selamat buat Pak Ali Kusno.

Kegiatan diihadiri Bpk & Ibu Camat Kec.Sambutan, Ibu Kabid PAUDNI Kota Samarinda, Bpk Taufiq Sekretaris GPMB Prov.Kaltim & Rombongan (ibu nurul, mb inni, mb rahma, mb wati, mb sulung dan mb neneng). Sukses buat kita semua

Saling dukung dalam gerakan memasyarakatkan minat baca itu yang kami lakukan. Semoga tetap kompak dan semangat ya..

Pada pembukaan TBM Sanggar Cendikia, TIM GPMB melalui Ibu Setiawati memberikan Dongeng kepada, anak-anak yang ikut hadir bersama orang tua mereka pada acara pembukaan TBM ini.


Saling dukung dalam gerakan memasyarakatkan minat baca itu yang kami lakukan. Semoga tetap kompak dan semangat ya..
TBM merupakan sebuah lembaga yang menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai tempat penyelenggaraan pembinaan kemampuan membaca dan belajar. Selain itu, TBM juga merupakan tempat yang digunakan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat, khususnya yang bersumber dari bahan pustaka. Bahan pustaka itu sendiri merupakan semua jenis bahan bacaan dalam berbagai bentuk media. Karena pentingnya TBM ini, diperlukan seorang pengelola, dan mereka yang menjadi pengelola adalah yang memiliki dedikasi dan kemampuan teknis dalam mengelola dan melaksanakan layanan kepustakaan kepada masyarakat. Dengan kata lain, seorang pengelola TBM adalah orang yang benar-benar memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam memberikan layanan pustaka. Tujuan yang ingin dicapai dengan adanya kegiatan TBM ini adalah membangkitkan dan meningkatkan minat baca sehingga tercipta masyarakat yang cerdas, menjadi sebuah wadah kegiatan belajar masyarakat, dan mendukung peningkatan kemampuan aksarawan baru dalam rangka pemberantasan buta aksara sehingga mereka yang telah "melek huruf" tidak menjadi buta aksara lagi.

Jumat, 15 September 2017

Bedah Buku "Hikayat Pohon Ganja" bersama Dhira Narayana

Bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim, berlangsung kegiatan Bedah Buku "Hikayat Pohon Ganja" dengan nara sumber penulis dan peneliti tentang Ganja "Dhira Narayana". Seminar diikuti sebanyak ± 150 peserta, yang sebagian besar adalah Mahasiswa, juga dihadiri oleh Ketua GPMB Ibu Hj. Encik Widyani, SKM. MQIH, Ibu Sri Musrliati, Dosen Sosiolog Universitas Mulawarman, Perwakilan BNN dan Kepolisian (Satuan Narkoba) samarinda). Dalam kata pengantar nya, buku ini banyak memuat testimoni beberapa guru besar perguruan tinggi ternama di Republik ini.

Seperti yang di tuliskan Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, “Salah satu tumbuhan yang ajaib adalah pohon ganja. Manfaat besar yang di anugerahkan Tuhan melalui tumbuhan ini seolah sirna begitu saja ketika segelintir manusia berusaha menafikan dengan cara menggolongkan tumbuhan ini sebagai narkotika, atau bahkan lebih jauh lagi dengan memberi predikat ‘barang haram’. Persepsi negatif yang sudah tertanam demikian kuatnya pada masyarakat, hendaknya perlu kita luruskan bersama.”

Membuka acara Bedah buku Bapak Taufik S.Sos.M.S.i , menyampaikan,  bahwa menanggapi Pro dan Kontra dari terselenggaranya acara ini juga merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat kita. menurut pandangan pengurus GPMB  kegiatan ini jika di lihat dari perspektif bacaan tidak masalah karena :
  1. Buku sudah secara resmi terdaftar pada Perpusnas RI hingga memiliki ISBN (International Standart Barcode Number),  
  2. Buku Hikayat Pohon Ganja tidak masuk dalam daftar yang di larang peredarannya dan tidak sedang dalam kasus hukum.

Senin, 11 September 2017

Pertemuan Penulis Kaltim dan Bincang Sastra


Pertemuan dwi pekan Jaring Penulis Kaltim.

Agenda bincang sastra dgn bintang tamu Ali Sadli dari komunitas Macan Dahan, Samboja

Sabtu, 26 Agustus 2017

Menghadiri Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga, Menelusuri Jejak Peradaban Kutai" di Lamin Etam

Berkat kebaikan dan kemurahan hati seorang kawan yang juga seorang penulis hebat, akupun mendapat undangan Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga, Menelusuri Jejak Peradaban Kutai" yang dilaksanakan pada hari Jum'at. 25 Agustus 2017, bertempat di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Kehadiranku disana bersama Bunda FItri Susilowati, sebagai Undangan Pengurus GPMB Provinsi Kaltim, dimana kami sama-sama berada di bidang "Pengembangan Strategi dan Pembudayaan Kegemaran Membaca"

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kalimantan Timur Syafrudin Pernyata dan Zularfi dari Museum Mulawarman menjadi nara sumber dalam acara diskusi yang menyertai peluncuran buku ini.

Kudungga bukanlah sebuah nama yang popular. bagi kita  Padahal, ia adalah raja pertama di kerajaan tertua di Nusantara, Kerajaan Kutai di Muara Kaman, Kalimantan Timur. “Tak banyak yang bisa diingat dari namanya,” ujar Mardiyah Chamim. "Kudungga" seperti yang tertulis pada Prasasti Yupa - merupakan kakek dari raja ternama Mulawarman. Tapi memang tak banyak informasi tentang Kudungga, bahkan di buku-buku sejarah di sekolah. Buku ini dibuat untuk menambah kepustakaan tentang Kudungga dan kerajaannya. Buku ini bukan dokumentasi dari sebuah ekspedisi akademis ilmiah. “Buku ini lebih tepat disebut sebagai kumpulan catatan dari perjalanan jurnalistik tim Ekspedisi kami”, Ucap Beliau.




Dalam buku yang memiliki ± 264 halaman ini juga mengungkap kekayaan Alam Bumi Kalimantan Timur. dan dicetak dengan jumlah terbatas.

Baca Juga :
Buku Ekspedisi Kudungga

Senin, 21 Agustus 2017

Lomba Literasi dan ketangkasan di HUT RI ke 72

Ahad, 20 Agustus 2017,  sejak pagi, puluhan anak-anak telah memadati Halaman TBM Iqro untuk ikut serta memeriahkan HUT RI ke 72 dengan mengikuti beberapa lomba yang diadakan oleh TBM Iqro, bekerjasama dengan GPMB Provinsi Kaltim. mereka mengerumuni tempat pendaftaran Ulang aneka lomba yang akan mereka ikuti.

Jenis Lomba yang diadakan diantaranya :

Lomba Literasi Kategori TK dan SD
1. Lomba Mengisi Ulat Buku
2. Lomba Mewarnai
3. Lomba Membuat Puisi

Lomba Ketangkasan Kategori Balita dan Anak-anak
1. Lomba Makan Krupuk
2. Lomba Membawa Kelereng dengan sendok
3. Lomba Memasukkan Paku dalam Botol
4. Lomba Lari Balon berpasangan

Kegiatan Proklamasi mendapat dukungan penuh dari para sponsor diantaranya Toko GAMA (Galeri Mainan) Lembuswana, Pondan Cake, FItbar, Warga dilingkungan Joyo Mulyo dan Relawan.

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan ini dirasakan warga di lingkungan TBM sangat bermanfaat, dan mereka mengharapkan, kegiatan ini menjadi agenda rutin Tahunan TBM Iqro untuk memasyarkatkan semangat literasi dikalangan anak-anak.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Diklat "Pembinaan Komunitas Baca", oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Ditulis oleh : Rachmawati


Dalam rangka menjalankan dan mensukseskan program "Gerakan Literasi Nasional", Kantor  Bahasa Kalimantan Timur, melaksanakan kegiatan Pembinaan Komunitas Baca bertempat di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Samarinda, yang berlangsung sejak tanggal 2-4 Agustus 2017. dengan mengangkat tema "Majukan Bahasa dan Sastra Indonesia, Rekatkan Kebhinekaan"

Kegiatan diikuti sebanyak 42 Peserta yang berasal dari 13 komunitas baca. 1 Pustakawan, 15 Taman Bacaan Masyarakat,, dan 12 dari lembaga Bahasa.

Seperti yang disampaikan Oleh Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Bapak Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum, saat membuka kegiatan ini, "pembinaan kepada Komunitas Baca ini bertujuan, untuk meningkatkan semangat pegiat literasi sekaligus mempertemukan komunitas-komunitas yang ada di Kalimantan Timur, agar dapat menjalin kerjasama dan saling sharing tips dan dalam menumbuh kembangkan Minat Baca di Kalangan Masyarakat".

Harapan beliau, dengan kegiatan ini nantinya akan semakin banyak bermunculan Komunitas Literasi dan Taman Bacaan Masyarakat. serta relawan pegiat literasi, baik dilingkungan masyarakat, sekolah, dan anak-anak. sehingga Tujuan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa bisa tercapai dan kita wujudkan bersama.

Jumat, 14 Juli 2017

Sedikit tapi Bermanfaat

Ide membuka TBM karena kurangnya fasilitas buku yang dimiliki oleh warga desa disekitar TBM, berbekal koleksi buku keluarga yang dimiliki dan beberapa buku sumbangan dari Asia Foundation dan TBM Irfani, perlahan TBM Iqro dibuka untuk umum. 

Tak sedikit orang yang tersenyum melihat koleksi buku yang aku miliki. tak masalah, biar sedikit yang penting dapat bermanfaat untuk anak-anak sekitar rumah.

Koleksi buku yang banyak digemari anak-anak adalah Koleksi Cerita Anak, Dongeng, dan Ensiklopedia. Semoga perlahan tapi pasti koleksi buku ini bisa bertambah agar semangat membaca di kalangan anak-anak disekitar TBM terpenuhi.


Minggu, 09 Juli 2017

Tambahan 5 Eksemplar Buku dari Mbak Paskalina Askalin

Bahagia itu, saat TBM Iqro mendapat tambahan 5 eksemplar koleksi buku, langsung dari penulisnya, gratis pula. Tks mbak @paskalinaaskalinpenulis — bersama Paskalina Askalin Oktavianawati di Joyomulyo, Lempake.

Kamis, 22 Juni 2017

Dapat Tambahan Koleksi dari Penulis Buku Cerita Anak, Kak Paskalina

Bahagia itu, saar TBM Iqro dapat tambahan koleksi buku, langsung dari penulisnya

Sebagai makhluk sosial yang tak bisa tanpa orang lain, manusia membutuhkan berbagai interaksi dan bantuan dari sesama. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk berbagi dan saling memberi.

Cara berbagi pun ada banyak macamnya. Salah satunya adalah berbagi pengetahuan yang dapat bermanfaat jangka panjang. Untuk berbagi pengetahuan tersebut, paling mudah adalah dengan bentuk buku. Benar sekali, melalui buku, seseorang akan bertambah wawasan dan pengetahuan. Dengan buku juga, seorang anak dapat terinspirasi membangun mimpi dan cita-cita untuk masa depannya.

salah satu donatur buku yang sudah tiga kali membrikan buku tulisannya sendiri untuk anak-anak di TBM saya adalah seorang penulis buku  cerita anak, namanya Kak Paskalina atau labih akrab dengan nama Pena Askalin. Buku karya beliau sangat banyak, silahkan di intip buku karya kak Askalin dengan klik disini

Terima Kasih kak Askalin, semoga, buku-buku pemberian kak Askalin bermanfaat buat adik-adik disekitar TBM.

Minggu, 11 Juni 2017

"Si Dido" yang jadi "rebutan"


Sejak menghuni rak di TBM Iqro, Dido selalu menjadi rebutan. mengapa..?, karena Dido adalah penghuni baru rak tersebut. Mau tau gak Dido itu siapa, Dido di berikan oleh Bunda Paskalina, dia itu adalah Penulis buku dan yang menciptakan karakter Dido hingga adik-adik sekarang mengenal Si Dido.

Dido adalah salah satu tokoh pada buku Berani Jujur Hebat", yang diterbitkan oleh Sulthan Press dan Indonesia Membumi, yang mengajarkan dan mengajak anak-anak Indonesia untuk berbuat jujur sejak dini. jujur pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Gak rugi jika adik-adik memiliki koleksi berseri si Dido di rumah. dan bagi adik-adik yang belum punya bukunya. silahkan berkunjung ke TBM Iqro untuk mengenal si Dodi.

Buat Bunda "Paskalina" Terima kasih ya sudah menambah koleksi TBM dengan buku berseri si Dodi dilengkapi dengan tanda tangan dan pesan penulisnya. semoga buku ini mendatangkan manfaat untuk generasi Indonesia dimasa yang akan datang.

#Semangat Literasi
#Gerakan Indonesia Membaca
#Gerakan Literasi Nasional
#Ayo Membaca

Jumat, 09 Juni 2017

Dapat Tambahan Koleksi Buku untuk TBM Iqro langsung dari Penulisnya

Namanya Mbak Paskalina, aku mengenalnya pada Undangan Pertemuan Penulis Bahan Literasi GLN 2017 di Jakarta. kami rekan sekamar #Room1. banyak cerita yang kudengar dari beliau, betapa dia dan ayahnya sangat perduli dengan "Dunia Literasi",  mulai dari mendirikan TBM secara Mandiri disebuah desa kecil di Bandung, hingga dia harus kehilangan Ayahnya untuk selamanya disaat TBM mulai  merangkak untuk memajukan anak bangsa melalui dunia Literasi.

Tak menyerah dari kehilangan, saat ibunya berencana memboyong keluarga pasca ditinggal oleh sang ayah tercinta, seluruh koleksi buku dibagikan secara gratis kepada masyarakat dilingkungan TBM tersebut berdiri, dan sejak saat itu, muncul niat dan semangat literasi dalam diri Mbak Paskalina dengan cara yang berbeda, yaitu menjadi seorang Penulis.

Saat ini buku yang ada dalam genggamanku adalah buku karya Mbak Paskalina sendiri dan diberikan kepadaku secara gratis untuk menambah koleksi TBM ku yang masih apa adanya. semoga buku ini kelak mendatangkan manfaat buat orang banyak.

Rabu, 07 Juni 2017

Pertemuan Penulis Bahan Bacaan gerakan literasi Nasional 2017


Mimpi menjadi nyata... mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan rasa bahagia yang tengah kurasakan saat ini. setelah mendapat pengumuman 19 Mei 2017 yang lalu, menyatakan buku Monas dan Kwarnas dinyatakan sebagai salah satu diantara 120 Naskah terpilih dari 727 Naskah yang diterima oleh "Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan" pada Gerakan Literasi Nasional Tahun 2017. 

Hari ini, Selasa, 06 Juni 2017 hingga 08 Juni 2017, akan mengikuti kegiatan Pertemuan Penulis Bahan Bacaan GLN 2017, bertempat di LPMP Pusat, Jalan Nangka No.1, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, selama 3 hari dengan agenda yang telah ditentukan oleh Panitia dalam daftar Lampiran Undangan kepada setiap peserta.

Acara di Buka Oleh Kepala Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Bapak Prof.Dr.Gufran Ali Ibrahim, M.S, dilanjutkan dengan Sambutan dari  Prof.Dr. Dadang Soenandar, M. Hum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kabid Pembelajaran Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Bapak Dr. Fairul Zabadi

"Menulis tidak hanya sebagai pelampias hoby namun niatkan sebagai upaya memajukan anak bangsa melalui Bahan Bacaan demi mensukseskan Gerakan Literasi Nasional" ( Prof.Dr. Dadang Soenandar, M. Hum), Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kamis, 01 Juni 2017

Pendataan komunitas2 literasi dan pegiat literasi di kaltim dan kaltara oleh tim Kemdikbud


Bertempat di kampung dongeng etam memenuhi undangan Kantor Bahasa Provinsi Kaltim. Menghadiri Kunjungan pendataan komunitas2 literasi dan pegiat literasi di kaltim dan kaltara oleh tim Kemdikbud, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gerakan Literasi Nasional 2017

Selasa, 30 Mei 2017

Kunjungan Pendataan Komunitas dan Pegiat Literasi

Bertempat di kampung dongeng etam, memenuhi undangan Kantor Balai Bahasa Provinsi Kaltim. Menghadiri Kunjungan pendataan komunitas  dan pegiat literasi yang berada di kaltim dan kaltara oleh tim Kemdikbud, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gerakan Literasi Nasional 2017

#SalamLiterasi

Sabtu, 20 Mei 2017

Alhamdulillah, pada akhirnya Impian Itu Tercapai

Tanggal 19 Mei 2017, menjadi hari paling membahagiakan aku, gimana tidak pada hari ini aku mendapat kabar jika tulisanku masuk dalam daftar nama-nama dari 120 karya terpilih, dengan nomor Pengumuman : 5745/G3.2/KP/2017, yang akan berangkat menghadiri Pertemuan Penulis Bahan Literasi Nasional di Jakarta pada tanggal 06-08 Juni 2017.

Tercantum dalam urutan 117 diantara 120 nama yg terpilih dalam lomba sayembara gerakan literasi nasional oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Buatku seperti berada dilangit ke tujuh. Monopoli Pahlawan Nasional (MONAS) dan Kwartet Pahlawan Nasional (KWRNAS) membawaku berada di antara 120 orang nama pemenang se indonesia.

Semoga kemenangan ini menjadi motifasi diri untuk menghasilkan karya tulis yang lebih banyak lagi.

Terima kasih buat teman2 di komunitas Jaring Penulis Kaltim, terima kasih pak Amien wangsitalaja dan pak de Agus Dwi Utomo yang selalu memotivasiku untuk terus berkarya, 

Minggu, 07 Mei 2017

Baju Daur Ulang Karya TBM Iqro

Hari ini TBM Iqro membuat baju daur ulang berbahan limbah kertas, yang diikuti oleh Aqila Amira Siddiqo, Usianya 3 tahun 3 bulan, tampil sebagai peserta termuda dengan baju koran rancangan ibu dan umi berhasil membawa Aqilla meraih juara Harapan 1, lomba Fashion Show diacara pentas Seni sekolahnya.

Berani tampil di depan umum sudah buat ibu dan uminya senang.

#bajuKoran
#fashion 
#fashionAnak
#memanfaatkanLimbah
#kreatifitas

Jumat, 28 April 2017

Dapat Tambahan Koleksi dari Traineer Nasional Bapak Kusumo

Alhamdulillah TBM Iqro hari ini mendapat kiriman buku dari Bapak Kusumo Suryoharjuno trainer dan penulis buku Best Seller 100+ Ice Breaker Penyemangat Belajar. Yang dikirimkan langsung ke alamat TBM Iqro. Semoga buku dan tulisannya bisa menjadi jariah buat bapak. Aamiin.

Semoga yang lainnya menyusul untuk menyumbangkan buku ke TBM iqro agar dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar TBM.

Selasa, 25 April 2017

Hore... Dapat Sumbangan Alat Peraga Bahasa Indonesia


Hari ini TBM Iqro mendapat kunjungan dari Tepian Art, yang menyumbangkan Alat Peraga Bahasa Indonesia yang berisi kartu pintar membaca dan merangkai huruf. yang peruntukkannya buat siswa siswi kelas 1 s/d kelas 3. Alhamdulillah semoga alat ini bisa bermanfaat untuk pengunjung TBM Iqro

Minggu, 23 April 2017

Hari Buku Sedunia atau World Book Day


UNESCO telah menetapkan bahwa tanggal 23 April 1995, sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. pada Konferensi Umum UNESCO di Paris, berdasarkan keberadaan Festival Katalonia yang pada tanggal tersebut Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega dan Josep Pla meninggal dunia sedangkan Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejía Vallejo and Halldór Laxness dilahirkan.

Peringatan hari buku sedunia ini menjadi bentuk penghargaan dan kemitraan antara pengarang, penerbit, distributor, organisasi perbukuan serta komunitas-komunitas yang bekerjasama mempromosikan buku kepada khalayak dan masyarakat luas untuk gemar membaca buku.

Selain itu, literasi sebagai bentuk pengayaan dan meningkatkan nilai-nilai social budaya kemanusiaan.

Kini, Hari Buku Sedunia diperingati secara serentak di seluruh belahan dunia. Berbagai negara memiliki caranya sendiri dalam memperingati hari buku sedunia ini.

Sumber : Merah Putih 

Diklat Membuat Website


Alhamdulillah berjalan lancar. 

Ternyata dari beberapa peserta yang hadir sudah memiliki/pernah membuat website sendiri. Tinggal menambahkan beberapa hiasan pada website mereka dan mengajarkan tips trik mengisi postingan serta menjelaskan beberapa rambu2 menjadi blogger.

Semoga ilmunya bermanfaat. Dan semoga kelak mereka bisa nenjadi guru/penulis yang handal. Insya Allah. Aaniin

Semula ada sedikit kekhawatiran diklat ini takkan terlaksana mengingat cuaca siang ini mendung, dan lokasi TBM Iwro yang cukup jauh. Alhamdulillah semua berjalan lancar, bahkan salah satu peserta berasa dari Loa Duri. Jika niat untuk kebaikan selalu dimudahkan Allah dengan Caranya. Alhamdulillah

Terima kasih para Sponsor yang telah mendukung terlaksananya diklat ini.  (Fitbar dan Pondan)

Link berita : https://www.instagram.com/p/BTM9MnmAK1X/?taken-by=tbm_iqro

Selasa, 18 April 2017

Ikut Wisata Literasi PD-GPMB



Ahad, 15 April 2017, sebagai pengurus Bidang Pengembangan Strategi Pembudayaan Kegemaran Membaca pada GPMB, turut menghadiri kegiatan Wisata Literasi diatas Pesut Mahakam, dengan agenda pembahasan kegiatan yang akan dilaksanakn oktober mendatang, bertepatan dengan Bulan Bhasa dan Sastra.

Satu hal yang membuatku bahagia, GPMB akan melakukan pengembangan pada Kampung Literasi dan TBM-TBM yang sudah ada dan akan membangun kampung Literasi dan TBM yang belum dimiliki oleh desa-desa kecil lainnya. Semoga hal ini dapat berjalan sebagaimana mestinya seperti yang kita harapkan bersama. 


Minggu, 16 April 2017

Mengisi Kegiatan Dongeng Ceria membuat Media Cerita dari Kertas Origami


Hari ini mengikuti undangan Kampung Dongeng Samarinda Bianaan Mbak Setiawati, mengikuti Lomba Membuat media dongeng berbahan origami dan dongeng ceria yang diadakan di Ruaang Baca Anak Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur.

Dari tiap kegiatan yang kuikuti selalu ada relasi yang baru, juga inspirasi baru yang memenuhi benakku. 💡💡💡 Dua gadis manis solehah disebelahku, adalah calon dokter yg pandai mendongeng.

#Salam Literasi
#SemangatLiterasi

Jumat, 14 April 2017

Tentang ISBN, ISSN dan KDT

gambar Alur By : perpusnas.go.id
Berharap Kelak TBM Iqro Dapat Menerbitkan sebuah buku dan bisa mengajukan ISBN mandiri


ISBN, singkatan dari International Standard Book Number (Nomor Buku Standar Internasional), merupakan nomor identitas judul buku yang diterbitkan oleh setiap penerbit. Salah satu fungsi utama dari ISBN adalah untuk memperlancar arus distribusi buku, sehingga pemesanan buku dapat dilakukan berdasarkan ISBN dari buku yang bersangkutan. Keuntungan dari cara ini adalah dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan buku yang dikehendaki. Misalnya dikarenakan oleh nama pengarang yang sama atau judul buku yang hampir sama tetapi isinya berbeda.

Pencantuman ISBN pada buku-buku yang diterbitkan sekaligus merupakan sarana promosi bagi para penerbit, karena informasi tentang ISBN ini dikumpulkan, diterbitkan dan disebarluaskan baik oleh Badan Nasional yang berada di Jakarta maupun Badan Internasional yang berlokasi di Berlin, Jerman.

Badan Nasional ISBN mempunyai tugas menyebarkan informasi ISBN melalui berbagai terbitan, seperti Bibliografi Nasional Indonesia (BNI), direktori, dan majalah Berita ISBN. Sedangkan Badan Internasionalnya mewakili Asosiasi Penerbit Internasional (International Publishers Association) dan Federasi Internasional Asosiasi-asosiasi Perpustakaan (International Federation of Library Association/IFLA).