Video Profil TBM Iqro Lempake

Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Selasa, 26 Juni 2018

Tambahan 2 Ekemplar Buku dari Penulis Kaltim, Inni Idarpuri

Alhamdulillah hari ini TBM Iqro mendapat 2 eksemplar buku dari Penulis Kece badai dan berasal dari Kalimantan Timur, Mbak Inni Indarpuri. Semoga bukunya bermanfaat untuk pembacanya

Selasa, 05 Juni 2018

Bertemu Penulis Hebat Di Dekatku


Kami sudah berteman lama, karena anak-anak kami satu sekolahan
Tapi.... yang tak aku ketahui mereka berdua adalah penulis keren kaltim yang bukunya sudah melanglang buana dibeberapa toko buku nasional. Bersyukur dan bahagia sudah pasti. Harusnya saya lebih dekat dengan mereka jauh-jauh hari sebelumnya, biar saya bisa berguru dan belajar banyak dengan mereka.
Tapi Satu hal yang selalu aku yakini, dalam hidup tak ada yang kebetulan. Rancangan Allah jauh lebih indah dan baik buat ummatnya. Insya Allah dipertemuan ini ada sebuah rancangan indah yang akan Allah berikan buatku.
Terima kasih bunda Nasri Alam Rifani (mama Vier), terimakasih bunda Rauhiyatul Jannah (mama Irfan). Semoga bunda2 mau menjadi mentor buatku belajar banyak hal tentang dunia menulis.
Alhamdulillah, dapat tambahan buku buat anak-anak disekolah lengkap dengan tandatangan penulisnya.

Senin, 04 Juni 2018

membuat kartu pop up menggunakan kertas origami


Kegiatan kami hari ini membuat kartu pop up menggunakan kertas origami. Puasa dan libur tak menghalangi mereka untuk berkreasi. Semangat anak2
#origami
#popUp
#berkreasi @ Tbm Iqro Lempake

Rabu, 30 Mei 2018

Mengisi Diklat Membuat Video Menggunakan Power Director


Banyak cara untuk berbagi..
Hari ini mengisi sesi liburan dengan kegiatan bermanfaat buat ibu2 Kampung Dongeng. Semua senang, semua dapat ilmu baru.
Semoga bermanfaat ya...

Selasa, 29 Mei 2018

Pengumuman belajar membuat video kreatif


Bunda fitri mengundang siapa aja yang mau belajar membuat video kreatif Materi
1. Membuat video dari kamera ho.
2. Membuat profil video.
3. Cara mengambil foto ideal.
4. Mengolah tayangan dengan lagu.
Terbuka buat siapa saja.
Salam bunda fitri

Senin, 28 Mei 2018

Kak Zahra Mendongeng Kali Pertama di Depan Publik


Hari ini memenuhi undangan Kampung Dongeng mengikuti acara ngabuburit bersama.
Kak Zahra dan Kak Ririn anggota TBM Iqro ikut hadir meramaikan dan mengikuti games ala Kampung Dongeng.
Hebatnya lagi kak Zahra sudah berani tampil perdana mendongeng dihadapan kawan2 kampung Dongeng.

Video Zahra

Minggu, 20 Mei 2018

"Tolong Beri Judul Sajakku" Karya Tan Pajar, Menambah koleksi TBM Iqro



Alhamdulillah. Hari ini dapat tambahan koleksi buku langsung dari penulis Tan Pajar, plus tanda tangan penulis. Buku kumpulan Puisi yang berjudul "Tolong Beri Judul Sajakku". terbitan Pustaka Sastra jogjakarta. Semoga buku ini bermanfaat untuk pembaca TBM Iqro. Terima kasih juga kepada Penulis buku ini. Semoga menjadi ladang pahala.

Buku yang sangat keren yang dituliskan secara lugas oleh penulis Tan Pajar, berbicara tentang sebuah perasaan apa saja yang mudah dicerna oleh pembacanya, membuat buku ini asyik dibaca dan dimiliki oleh siapa saja. membacanya membua kita malas beranjak untuk segera menuntaskannya.

Terima kasih donasi bukunya mas. Semoga selalu sukses pada karya-karya  berikutnya.

Dia tak datang pada ombak
Dia tak mengadu pada hujan
Dia tak berbisik pada angin
Dia tak mengeluh pada embun
Dia tak luluh di pagut waktu (Tan Pajar, Nada November II, hal.186)

Ulat Buku dan Lemper Hanya ada di TBM Iqro

Ulat buku dan Lemper adalah sebuah inovasi yang kami buat untuk meningkatkan minat baca pada anak. tujuannya agak anak lebih tertarik dengan hal baru yang mereka temui.

Ulat Buku mengajarkan anak mengenal struktur Dasar sebuah buku, yaitu : Judul buku, Penulis/Editor, Penerbit, dan tokoh yang digemari.



Lemper akronim dari Lembar Pendidikan Karakter, adalah sebuah lembaran yang isinya anak-anak menuliskan pelajaran karakter yang diperoleh setelah membaca buku. Ada lima kotak karakter yang disediakan. tiap kotak memiliki warna tersendiri sebagai penanda masing-masing karakter. Warna-warna tersebut diantaranya;

5 Dasar Pendidikan Karakter:
1.    Mandiri (tidak tergantung pada orang tua)
2.    Religi (menghargai agama sendiri dan agama lain)
3.    Gotong Royong (suka membantu, dan bekerjasama)

4.    Integritas (kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang )
5.    Nasionalis (menghargai budaya menjadi warga negara yang baik)



Dokumentasi kegiatan mengisi Ulat Buku dan Lemper









Penjelasan 5 Dasar Pendidikan Karakter (Sumber Panduan Mengajar.com)

1. Religius

Sikap religius mencerminkan keberimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Disini siswa ditekankan agar menjadi pemeluk agama yang taat tanpa harus merendahkan pemeluk agama lain. Apalagi saat ini sedang diwacanakan kurikulum anti terorisme, seyogyanya kita sambut dengan melatih siswa untuk selalu mengedepankan toleransi antar umat beragama.

2. Integritas

Integritas artinya selalu berupaya menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Siswa yang berintegritas akan berhati-hati dalam menjalin pergaulan, sebab kepercayaan yang diberikan teman-temannya itu mahal harganya. Dengan maraknya praktik bullying dan perundungan, sekolah perlu membuat kebijakan tegas bahwa siswa di sekolah harus berkata dan bertindak positif antar teman sebagai bagian dari pembiasaan melatih karakter integritas.

3. Mandiri

Mandiri artinya tidak bergantung pada orang lain dan menggunakan tenaga, pikiran, dan waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi, dan cita-cita. Mandiri erat hubungannya dengan kesuksesan seseorang. Orang yang hidup mandiri sejak kecil umumnya meraih sukses saat menginjak usia dewasa. Itulah alasan mandiri menjadi karakter terdepan yang harus dimiliki anak sekolah.

4. Nasionalis

Nasionalis berarti menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Untuk memupuk jiwa nasionalis, perlu dimulai dari hal-hal kecil. Seperti mematuhi peraturan sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengikuti upacara bendera dengan khidmat.

5. Gotong Royong

Gotong royong menerminkan tindakan mengahargai kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama. Sudah jelas, tradisi gotong royong semakin lama semakin hilang akibat arus teknologi yang membuat siapapun bisa menyelesaikan pekerjaan sendiri. Hal ini harus diputus salah satunya lewat pembiasaan-pembiasaan di sekolah seperti kerja bakti, mengedepankan musyawarah dan saling menghargai antar teman.