Video Profil TBM Iqro Lempake

Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Sabtu, 11 April 2026

Workshop Menenun Ulap Doyo Dan SUlam Tumpar Hari Pertama

Peserta belajar langsung teknik Menenun menggunakan alat yang didatangkan dari Tenggarong

Workshop Menenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar sukses dilaksanakan di Aula SD Negeri 008 Samarinda Utara, Jl. Joyo Mulyo No.41, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif dalam mengenalkan sekaligus melestarikan kerajinan tradisional khas daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Lempake.

    Kepala BPK.Wil.XIV. KAltim Kaltara  
Ibu Hj. T.Lestari, S.Si, M.P.

Kegiatan diawali dengan suasana pembuka yang meriah melalui penampilan tari tradisional oleh anak-anak TBM Iqro Lempake yang memukau para hadirin. Keindahan gerak tari yang ditampilkan semakin menghidupkan nuansa budaya lokal, dilanjutkan dengan alunan Musik Sape yang dibawakan oleh Kak Opit Sape, menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat identitas budaya Kalimantan dalam kegiatan tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Ibu Rachmawati, yang menyampaikan latar belakang, tujuan, serta rangkaian kegiatan workshop. Selanjutnya, sebelum meresmikan pembukaan kegiatan, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Ibu Hj. Titik Lestari, S.Si., M.P., menyampaikan sambutan dan arahan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal sebagai identitas daerah. Ia juga mendorong masyarakat Lempake untuk terus aktif dalam kegiatan kebudayaan serta membangun ekosistem kreatif berbasis tradisi. Selain itu, beliau mengarahkan agar Lempake ke depan dapat dipersiapkan sebagai desa budaya, dengan memanfaatkan potensi seni, kerajinan, dan partisipasi masyarakat sebagai kekuatan utama. Setelah itu, kegiatan secara resmi dibuka.

Dukungan tersebut disambut baik oleh Camat Samarinda Utara, Bapak Muhammad Joni, S.E., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan. Ia menyatakan kesiapan pihak kecamatan untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan Lempake sebagai desa budaya, serta berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan masyarakat berbasis budaya.

Bapak Barlin Hady Kesuma, M.Ed.
Kabid Kebudayaan Disdik Kota Samarinda    
 
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Bapak Barlin Hady Kesuma, M.Ed., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, komunitas, dan pemerintah dalam pelestarian budaya melalui pendidikan.

Workshop menghadirkan narasumber dari Kota Tenggarong, yakni Maestro Tenun dari Pokan Takaq, Ibu Hamidah, Pengrajin Tenun Ulap Doyo Bapak Imam Rojiki, serta Pengrajin Sulam Tumpar Ibu Silvi Vidiarti. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti praktik menenun Ulap Doyo yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan tinggi.

Setelah ishoma, kegiatan dilanjutkan dengan praktik Sulam Tumpar di atas kain tenun Ulap Doyo yang unik. Peserta tetap antusias hingga akhir kegiatan. Hasil sulaman yang belum selesai dibawa pulang untuk diselesaikan pada hari kedua sebagai bentuk tindak lanjut pembelajaran.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala SD Negeri 008 Samarinda Utara, Ibu Masitah, M.Pd, sebagai wujud implementasi kerja sama (MoU) dengan TBM Iqro dalam memperkuat kolaborasi pendidikan berbasis masyarakat.

Foto bersama Kepala BPK WilXIV Kaltim Kaltara, Kabid Kebudayaan, Camat Samarinda Utara dan Lurah Lempake, serta Kabid Kesra Kelurahan Lempake, Ketua RT.37, Narasumber, Kasi Dan Pegawai Bidang Kebudayaan Disdik Kota Samarinda dan Ketua Panitia Workshop


Foto Panitia dan Narasumber


Penyerahan Paket Tenun dan Sulam Tumpar Secara Simbolik



Penyerahan Paket Tenun dan Sulam Tumpar Secara Simbolik Kepada Peseta



Proses Mengurai serat menjadi benang untuk di pintal


Penyerahan Paket Tenun dan Sulam Tumpar Kepada Kepsek SDN 008 Samarinda Utara













Proses Menyerit Daun Doyo untuk di jadikan serat doyo




Moderator/MC

Penari dari Sanggar Seni TBM Iqro


Siswa SD Ikut Belajar Menenun Bersama Kami








Tidak ada komentar:

Posting Komentar