Video Profil TBM Iqro Lempake

Translater

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kotak Penelusuran

Jumat, 10 April 2026

Prepare Kegiatan Menenun



Persiapan kegiatan Workshop Menenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar di SD Negeri 008 Samarinda Utara dilakukan dengan penuh semangat dan gotong royong oleh seluruh tim. Sejak pagi hari, kabar baik diterima bahwa tim SD Negeri 008 telah mulai menata ruangan Aula yang akan digunakan pada pelaksanaan kegiatan, Sabtu, 11 April 2026. Penataan ruangan dilakukan dengan konsep lesehan guna menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung proses praktik secara langsung. Ambal dipasang dengan rapi sebagai alas bagi para peserta workshop.
Selain itu, pemasangan backdrop berukuran 2,5 x 2 meter juga telah dilakukan untuk memperkuat identitas kegiatan sekaligus memperindah tampilan ruangan. Backdrop ini menjadi latar utama selama kegiatan berlangsung.


Memasuki sore hari, persiapan dilanjutkan dengan pemasangan dan penataan alat tenun. Sebanyak enam unit alat tenun berbahan kayu ulin telah disiapkan dan ditempatkan dengan rapi di dalam aula agar memudahkan peserta dalam praktik menenun.

Alhamdulillah selalu di pertemukan orang-orang baik untuk kelancaran acara yang kami niatkan agar program ini berkelanjutan sehingga kelak di Lempake Lamin Muang Raya bisa sebagai pusat edu wisata kebudayaan Suku Dayak Benuag, karena disekitaran lamin terdapat pengrajin tenun dan sulam tumpar yang masih belum mendapat perhatian pemerintah daerah setempat. demikian halnya ragam UMKM yang ada dilempake seperti peternak Madu Kelulut, Pembuatan Gula Aren, Pengepul Air Nira, Pembuatan Kolang Kaling, Pembuatan Tahu, Pengrajin Anyaman Enceng Gondok, Pembuat Jamu Gendong dalam kemasan, Petani Jamur Tiram, serta ragam UMKM lainnya

Di sisi lain, panitia juga menyiapkan 30 paket tenun Ulap Doyo setengah jadi serta bahan dan alat untuk kegiatan Sulam Tumpar. Namun, panitia harus “putar otak” karena jumlah peserta yang mendaftar melebihi kapasitas yang telah direncanakan, akibat belum diatur sistem penutupan otomatis saat kuota terpenuhi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan penyesuaian dan strategi agar seluruh peserta tetap dapat terlayani dengan baik.

Meski demikian, seluruh tim tetap optimis dan bekerja maksimal demi kelancaran kegiatan. Dengan semangat kebersamaan, persiapan terus dimatangkan. Bismillah, semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar