Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Suseno Aji, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Timur, serta Ikapakarti. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan pengurus WPP Korcab Kota Samarinda dan sesi foto bersama. Kegiatan semakin semarak dengan prosesi potong tumpeng serta pentas Tari Kolosal Reyog Ponorogo, sebelum akhirnya ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia.
Lokakarya Wastra 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltim–Kaltara menjadi ruang kolaborasi budaya yang mempertemukan wastra tradisional dengan kreativitas generasi muda. Bertempat di Teras Samarinda, acara ini menampilkan peragaan busana hasil kerja sama dengan desainer Nadhila Shabrina, yang mengangkat keindahan kain khas Kalimantan Timur. Salah satu yang paling menonjol adalah motif Kriookng, warisan budaya tak benda dari masyarakat Dayak Tunjung, Kutai Barat, yang hadir dalam bentuk rancangan modern tanpa menghilangkan filosofi dan identitasnya.









































.jpg)


