TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA -
Mengenal Budaya Indonesia yang sangat banyak dan beragam, memang tak akan ada habisnya.
Mengenal Budaya Indonesia yang sangat banyak dan beragam, memang tak akan ada habisnya.
Satu diantara budaya yang telah bertahan dan menjadi kebanggan Indonesia ialah batik.
Batik telah menjadi budaya turun temurun dikalangan penduduk Indonesia, oleh karenanya budaya batik terus dipertahankan.
Kali ini Taman Baca Masyarakat atau TBM Iqro Lempake, yang beralamat di jalan Joyo Mulyo Gang Atthoriq RT.37 No. 61 Lempake, Kota Samarinda berusaha mempertahankan budaya batik.
Caranya, dengan mensosialisasikan proses pembuatan batik kepada masyarakat.
TBM Iqro Lempake sendiri telah melaksanakan sosialisasi untuk mengetahui perbedaan tentang motif batik dari tiap daerah, ciri khas batik, dan yang utama adalah proses pembuatannya.
Dan saat ini TBM Iqro Lempake tengah mengadakan pembelajaran membatik, diawali dengan sosialisasi pemanfaatan alat sederhana yang bisa menghasilkan pola-pola menarik dan beraneka ragam.
Pengelola TBM Iqro Lempake, Rachmawati, mengatakan bahwa dalam pembuatan batik kali ini menggunakan alat-alat sederhana, dan diajarkan pada anak-anak TBM Iqro Lempake yang berusia 5 s/d 12 tahun.
"Alat yang digunakan sangat sederhana, yaitu dengan memanfaatkan alat-alat yang terdapat di sekitar rumah. Diantaranya koin, kelereng, karet gelang, isolasi dan benang," jelas Rachmawati, Senin (20/5/2019).









