Selama 4 Hari sebagai pengelola TBM Iqro, kami mengikuti Diklat Instruktur Literasi oleh Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, bertempat di Hotel Grand Kartika, Jl. A.Khalid, yang diikuti sebanyak 35 peserta yang berasal dari sekolah, komunitas literasi dan Taman Baca

Pada Hari Kedua, 30 Oktober 2018. Pemateri adalah Bapak Jordi Budiyono, yang menyampaikan materi Literasi Digital, menggunakan Aplikasi Coreldraw dan Photoshop. dimana tiap peserta diajarkan membuat sampul buku, yang akan atau sedang dibuat. dan belajar membuat E-Book. pada hari kedua ini, jadilah kami ngobrol tentang banyak hal. yang membuat aku harus selalu sabar dan legowo dengan apapun itu. Sukses ya Jo, baik dalam karir dan keluargamu. Aamiin.
Pada Hari Ketiga, 31 Oktober 2018, mendapatkan materi tentang program dan jejaring oleh Moh. Sadli, Pemilik dan pengelola dari komunitas Macan Dahan (ruMAh baCaaN DAn PelatiHAN), sedangkan materi literasi finansial oleh Iving A. Chevni, dan materi komunikasi efektif dalam kampanye minat baca oleh Irni Fatma Satyawati.
Para peserta tampak antusias menimba ilmu dari para narasumber. Salah satu narasumber, Iving A Chevni, menyemangati peserta untuk menggali lokalitas dalam upaya menjadi literat di bidang finansial, "Local Community menjadi kekuatan untuk menumbangkan perusahaan-perusahaan besar."

"Arti penting badan hukum bagi sebuah lembaga atau komunitas adalah sebagai taktik strategis untuk kelancaran aktivitas organisasi." (Warkhatun Najidah, S.H., M.H.)
Di akhir sesi, peserta merumuskan rekomendasi berkaitan dengan langkah lanjut pascapelatihan. Rekomendasi utamanya adalah bersepakat untuk membentuk sebuah forum yang mewadahi para penggiat literasi dan para instruktur literasi lintaskomunitas lintasprofesi. Selain hal tersebut, peserta juga merekomendasikan harapan agar Kantor Bahasa Kalimantan Timur semakin proaktif menjemput bola dalam posisinya sebagai koordinator Gerakan Literasi Nasional di Provinsi Kalimantan Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar