Jumat, 21 Maret 2025, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) menggelar kegiatan sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Masyarakat yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 84 peserta, yang terdiri dari perwakilan Dinas Perpustakaan dan pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait lomba yang akan menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas perpustakaan di tingkat desa dan masyarakat.
Sosialisasi dimulai dengan sambutan hangat dari perwakilan Perpustakaan Nasional RI, yang menyampaikan pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung kemajuan literasi di Indonesia. "Perpustakaan memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, tidak hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan sosial budaya," ujar perwakilan Perpustakaan Nasional dalam sambutannya.
Acara ini melibatkan berbagai elemen penting yang terkait dengan pengelolaan perpustakaan desa dan TBM, termasuk anggota Dinas Perpustakaan dari berbagai provinsi. Melalui lomba ini, Perpustakaan Nasional berharap dapat mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengelolaan perpustakaan, serta mempererat kolaborasi antar perpustakaan di Indonesia. Sosialisasi ini bertujuan agar para peserta memahami dengan jelas mengenai mekanisme lomba, syarat, ketentuan, serta kriteria penilaian yang akan digunakan dalam seleksi.
Dalam sesi inti, peserta diajak untuk mempelajari lebih dalam tentang berbagai kategori lomba yang diselenggarakan, yang mencakup aspek-aspek penting seperti inovasi layanan, pengembangan sumber daya manusia, dan keberhasilan perpustakaan dalam memberdayakan masyarakat. Peserta juga diberikan penjelasan terkait dengan tahapan lomba, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman pemenang.
Setelah penyampaian materi, sesi tanya jawab dibuka, di mana peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar pelaksanaan lomba. Banyak pertanyaan yang mencakup hal-hal teknis terkait pengisian formulir pendaftaran, persyaratan pengumpulan dokumen, dan aspek penilaian. Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan memperdalam pemahaman mereka mengenai lomba.
Di akhir acara, perwakilan Perpustakaan Nasional menyampaikan harapan besar agar lomba ini dapat menjadi ajang yang memotivasi pengelola perpustakaan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan lomba ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan perpustakaan desa dan TBM di seluruh Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar